Jumat, 19 Februari 2010

CHRONOSWISS Regulateur Automatic

CHRONOSWISS adalah pembuat jam baru yang didirikan oleh Gerd R. Lang pada tahun 1983, dimana pada saat itu produksi jam quartz mendominasi pasar dan industri jam mekanik di Swiss terpuruk pada titik terendah. Namun karena kecintaan dan komitmen Lang pada jam-jam mekanik menguatkan niatnya untuk membuat jam mekanik dengan brand sendiri. Sebelumnya, Lang adalah master watchmaker khususnya untuk chronograph. Dia pernah bekerja cukup lama untuk Heuer. Pabrik jam Chronoswiss berada di Munich, Jerman dan karena hampir semua komponen jamnya adalah buatan Swiss, karena itu dia menuliskan SWISS MADE pada setiap jam-nya.

Chronoswiss Regulateur adalah produk andalan brand ini dan langsung menyita perhatian para pencinta jam tangan karena desainnya yang 'old school' sekali dan mekanisme regulateur yang unik. Regulateur merupakan desain jam yang memisahkan 3 jenis jarum pada kedudukan yang terpisah, tidak seperti jam biasa yang 3 jarum menyatu pada satu titik as tengah. Jam regulator sendiri pertama kali dibuat pada abad ke-18 oleh Louis Berthold. Idenya saat itu adalah jarum menit harus menjadi fokus utama yang dominan dalam sebuah jam, sedangkan jarum jam dan detik tidak perlu besar. Desain regulateur dari Chronoswiss yang mulai di produksi pada tahun 1987 ini seolah membangkitkan lagi kejayaan jam-jam mekanik terutama jam dengan sistem regulator. Jam Regulateur generasi pertama masih menggunakan manual winding movement. Generasi pertama ini sangat tingi value-nya karena dibuat dalam jumlah yang sedikit karena sejak tahun 1990 Chronoswiss mulai menggunakan automatic movement untuk jam Regulateur-nya.

Chronoswiss Regulateur yang ada dalam koleksi saya ini merupakan seri automatic dengan ref.CH1223 yang menggunakan movement cal.122. Movement ini menggunakan basis movement dari Enicar yang kemudian di modifikasi oleh Lang. Movement ini memiliki 29 jewels dengan 21,600 bph dan mampu menyimpan tenaga sampai 40 jam. Diameter jam sendiri 38mm, dengan ketebalan 10,5mm. Namun karena desain casing berupa coin edge style, penampang dial menjadi lebih lebar dan penampilan jam secara keseluruhan terlihat lebih besar. Desain casing serupa coin edge (dengan pinggir casing bergerigi seperti pinggiran uang logam) terus digunakan untk beberapa desain jam Chronoswiss karena desain ini merupakan trade mark dari brand.

Warna dial Of-white dengan detail indeks, marking dan tulisan semua dicetak satu warna yaitu hitam. Bentuk dan desain angka serta huruf semuanya model klasik, sehingga penampilan keseluruhan sangat old-style, sederhana dan berkelas. Tidak ada penggunaan elemen metal pada dial kecuali jarum jam. Jarum jam menggunakan blued steel yang terlihat dibawah cahaya menjadi sangat kontras dengan background off-white dial. Desain jarum pun dibuat old-style sehingga terlihat sangat cocok dengan keseluruhan tema yang hendak ditampilkan. Pada dial terdapat tulisan C122 yang merupakan caliber movement yang digunakan.

Jam ini menggunakan alligator strap erwarna hitam dengan ukuran 20/18mm. Kulit terasa lembut dan nyaman kalau dikenakan. case back dibuat dari sapphire crystal agar kita bisa melihat automatic cal.122 yang difinishing dengan bagus. Finishing casing terutama pada setiap sisi dibuat dengan brushed finished sedangkan area coin-edge dan lugs dibuat polished finished. Untuk membuka strap menggunakan screwed pin. pada ujung strap menggunakan tang buckle dengan logo Chronoswiss kecil.

Kebetulan saya sedang pinjam jam Chronoswiss seorang teman. Tipe jamnya Chronoswiss Triple date Lunar yang terbuat dari solid Rose gold. Diameter kedua jam ini sama-sama 38mm. Desain casingnya pun sama persis, hanya beda pada jenis material dan finishing saja. Keduanya sama cantiknya dan keduanya sama-sama kental aura klasiknya.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.