Tampilkan postingan dengan label A Pengertian Chronometer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label A Pengertian Chronometer. Tampilkan semua postingan

Rabu, 15 April 2009

How to Measure Mechanical Chronometer?

Banyak orang yang masih rancu membedakan antara chronometer dengan chronograph. Yang seringkali rancu adalah jam bertuliskan Chronometer yang disebut sebagai jam Chronograph. Kedua kata ini walau sepintas mirip tapi maknanya berbeda sekali. Chronograph adalah pencatat waktu dalam durasi atau jarak tertentu dan biasanya digunakan untuk mengukur kecepatan. Sedangkan chronometer adalah sebuah movement dengan akurasi tinggi yang telah menjalani beberapa uji akurasi dalam berbagai posisi dan temperatur. Uji Chronometer dilakukan oleh lembaga independen dan hanya menguji movement saja tidak termasuk casing dan kelengkapan lain dari jam tersebut.


Setiap chronometer yang diterbitkan adalah unik dan dicetak di bagian movement jam yang diuji dan sertifikat yang menyertai jam tersebut. Setiap unit movement secara teliti diuji selama 16 hari dalam 5 posisi dan 3 temperatur yang berbeda. Setelah sertifikat chronometer didapat maka produsen jam tersebut berhak menuliskan Chronometer pada dial jam yang diproduksi dengan menggunakan movement yang sudah lolos uji. Gambar dibawah adalah sebuah contoh jam dengan mengunakan movement chronometer. Girard Perregaux Chronometer HF (High Frequency) Gyromatic dengan casing gold top dan dial berwarna coklat tua. Jam ini diproduksi tahun 70-an.



Movement mekanikal diuji selama 16 hari dan dimulai dari hari ke-0 saat movement diterima. Pengujian dilakukan dalam 5 posisi yaitu:
1. posisi movement berdiri dengan angka 12 di posisi jam 6
2. posisi movement berdiri dengan angka 12 di posisi jam 9
3. posisi movement berdiri dengan angka 12 di posisi jam 3
4. posisi jam menghadap kebawah (dibalik)
5. posisi jam menghadap ke atas.
Temperatur yang digunakan dalam uji ini ada 3 yaitu (dalam Celcius): 23 (normal), 8 (pada hari ke 11) dan 38 (pada hari ke-38). Setiap hari termasuk Sabtu dan Minggu, masing-masing movement diukur dan di putar movementnya agar dapat terus berfungsi.
Tabel dibawah adalah daftar kriteria bagi sebuah movement yang berhak mendapatkan sertifikat Chronometer. Tidak ada boleh ada satupun kriteria yang gagal dicapai.



How to Measure Quartz Chronometer?

COSC (Controle Officiel Suisse des Chronometres) adalah sebuah lembaga independen yang melakukan uji akurasi sebuah movement jam. Setiap movement yang lulus uji akan berhak mendapatkan sertifikat Chronometer dan menuliskannya di dial jam. Tulisan chronometer sering kita dapati di jam-jam mekanik. Seiring dengan berjalannya waktu, tuntutan akan akurasi ternyata tidak hanya untuk jam mekanik. Jam-jam dengan movement quartz-pun yang selama ini dianggap sebagai penunjuk waktu yang akurat ternyata juga perlu melakukan uji chronometer untuk melihat seberapa akurat movement tersebut. Hal ini dilakukan agar ada grading pada setiap movement quartz dan ini tentu saja menambah nial jual sebuah jam quartz yang lulus uji chronometer.

Movement quartz chronometer memiliki akurasi 10 kali lebih baik dari movement quartz konvensional. Dalam uji chronometer untuk movement quartz diterapkan standar yang tinggi sesuai dengan perkembangan teknologi quartz saat ini. Standar tinggi ini diterapkan agar movement quartz chronometer menjadi sesuatu yang sangat eksklusif dan hanya diaplikasikan pada jam-jam high end. Contoh dibawah adalah jam Breitling Aerospace yang menggunakan mesin quartz chronometer yang mereka sebut sebagai SuperQuartz.


Pengujian chronometer untuk movement quartz dilakukan selama 11 hari dalam 1 posisi dan 3 temperatur yang berbeda. Pengujian ini sangat berbeda sekali dengan movement mekanikal karena pada movement quartz pengaruh grafitasi dan posisi movement relatif kecil. Tabel dibawah adalah sekuensial yang dilakukan selama 11 hari pengujian. Posisi movement yang diuji menghadap keatas. Pada hari ke 3 dan 4, kondisi temperatur dibuat berbeda secara signifikan. Pada hari ke-7, semua movement yang diuji dirotasi posisinya untuk melihat apakah ada deviasi dengan adanya perubahan posisi. Hari ke-9 dilakukan uji 200 goncangan yang ekuivalen dengan 100G (100 kali lebih kuat dari gravitasi).
Tabel dibawah adalah standar yang harus dicapai agar sebuah movement quartz berhak dan layak mendapatkan sertifikat Chronometer.



Minggu, 01 Maret 2009

Seiko Chronometer: The story behind

Mungkin anda pernah melihat atau memiliki sebuah Seiko high-end antik dengan tulisan chronometer pada dialnya (contoh gambar seiko chronometer dibawah). Sebelumnya saya berpendapat mungkin seiko membawa produk-produk high-end nya untuk di uji di Swiss guna mendapatkan sertifikat Chronometer. Namun ternyata Seiko tidak pernah melakukan itu.

Gambar Seiko chronometer ini dipinjam dari forum seiko di Timezone dan merupakan property dari Kohei (moderator).

Seiko menggunakan kata 'Chronometer' khusus untuk jam-jam yang memiliki presisi tingi dan digolongkan dalam high-end seiko sampai tahun 1967. Pengujian dilakukan di laboratorium 'French Chronometer Standard' yang memiliki kesamaan dengan sistem pengujian chronometer di Swiss. Mereka melakukan sendiri pengujian terhadap jam-jam high end mereka dan juga mengeluarkan sertifikat untuk hasilnya. Gambar dibawah adalah contoh sertifikat chronometer yang dikeluarkan tahun 1966 oleh laboratorium itu.


Kegiatan yang semula dianggap sah-sah saja akhirnya berhenti setelah COSC Swiss tidak mengakui pengujian yang dilakukan tanpa sepengeahuan mereka dan menuntut Seiko untuk menghentikan semua pengujian dan penggunaan nama Chronometer pada setiap jam high end mereka. Hal ini dikarenakan nama 'Chronometer' adalah copyright dari COSC Swiss.
Pada tahun 1970 terjadi perubahan. COSC akhirnya membuka perwakilan sertifikasi dan mulai melakukan pengujian movement-movement jam di Jepang karena pada masa itu Seiko semakin produktif mengeluarkan jam-jam high-end seperti Grand Seiko dan King Seiko. Keputusan COSC ini semakin memperkuat jam-jam Jepang dalam memasarkan produknya ke pasar luar Jepang terutama Amerika dan Eropa yang selama ini selalu menyepelekan produk-produk jam Jepang. Penggunaan nama 'chronometer' ini pula sebagai alat ampuh Seiko dalam memposisikan produk high-end nya sama dengan jam-jam buatan Swiss.
Beberapa jam high-end seiko seperti contoh Seiko KS dibawah memang diposisikan untuk pasar non Jepang. Khusus jam-jam dalam kategori ini tidak lagi menggunakan inisial KS pada dialnya dan mengutamakan tulisan 'Chronometer Officially Certified'. Casing juga menggunakan lapisan emas (gold capped) aga sesuai dengan selera masyarakat di Eropa dan merika.



Pada tahun 1986, COSC menutup kantor perwakilanya di Jepang karena semakin sedikit jam-jam yang diuji dan mendapatkan sertifikat chronometer. Hal ini juga diakibatkan karena semakin gencarnya produksi jam-jam quartz yang tidak membutuhkan uji presisi ini.

Ada satu jenis Seiko KS yang bertuliskan 'Special' pada dialnya. Jam ini memang special karena diuji dan di-adjust jauh lebih baik dari uji jam yang lain. Versi 'Special' ini mengunakan automatic cal. 52XX-6000 dan merupakan salah satu automatic high-end movement terbaik yang pernah dibuat oleh Seiko. Gambar dibawah adalah salah satu contoh versi 'Special' KS date. Gambar ini saya ambil dari forum seiko Timezone dan pemiliknya adalah Kohei sang moderator forum.



Pada masa COSC masih melakukan pengujian chronometer di Jepang, Seiko tidak menyia-nyiakan kesempatan dengan membuatnya sebagai alat marketing yang ampuh untuk membuka pasar ke luar Jepang. Gambar dibawah adalah salah satu contoh brosur yang digunakan oleh Seiko chronometer untuk mempromosikan produknya.