Tampilkan postingan dengan label A Sejarah movement jam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label A Sejarah movement jam. Tampilkan semua postingan

Rabu, 09 September 2009

Movement Automatic Chronograph yang Paling Banyak Dipakai

Sudah menjadi hal yang wajar dalam dunia horologi untuk membeli movement utuh dari pabrikan lain yang memiliki core competence dalam pembuatan movement. Hal ini dilakukan karena biaya Riset & Development dalam membuat movement Inhouse sangatlah mahal dan butuh waktu lama. Banyak pabrikan jam yang memproduksi movement chronograph ini dan kemudian dibeli/ dipasang di banyak merek jam lain dengan atau tanpa melakukan modifikasi.

Dalam posting ini saya memaparkan beberapa movement automatic chronograph yang saat ini masih menjadi primadona baik dari segi kehandalannya, kualitasnya maupun tingkat eksklusifitas. Semua movement dibawah ini masih diproduksi sampai sekarang. Sebagai informasi bahwa beberapa pabrikan movement seperti Valjoux, Lemania, ETA, F.Piguet dimiliki oleh konglomerat dunia horology SWATCH group. Semua gambar movement saya ambil dari internet.

VALJOUX Cal.7750
Movement ini sering disebut sebagai movement chronograph "sejuta umat" karena diketahui paling banyak digunakan dan dimodifikasi oleh banyak sekali brand. Modifikasi banyak dilakukan karena movement ini memang di desain untuk mudah dirombak dan ditambahkan feature lain seperti moonphase, triple date dll. Movement ini dikenal sangat tangguh dan terbukti memang bagus tingkat akurasinya. Dengan 25 jewels dan 28,800 bph, movement ini dipilih oleh banyak brand ternama untuk di modifikasi. Nama-nama seperti Franck Muller, IWC, Baume & Mercier, Cartier, Panerai dll merupakan 'langganan' movement ini. Saat ini Valjoux merupakan bagian dari ETA, supplier movement dan ebauches terbesar di dunia.


LEMANIA Cal.1350
EBEL merupakan pelanggan terbesar movement ini. Breguet juga menggunakan dasar movement ini untuk produk mereka Type XX. Dengan 30 jewels dan 28,800 bph, movement ini sangat tangguh namun tidak ada variasinya, tidak seperti Valjoux 7750 yang memiliki banyak variasi modifikasi. Lemania juga membuat movement chronograph lain yang sangat terkenal yaitu Cal.5100, yang kini banyak digunakan oleh SINN dan TUTIMA.


ETA Cal.2894-2
Ini salah satu produk ETA yang laris manis untuk tipe automatic chronograph. Cal 2894 adalah salah satu pencapaian terbaik ETA dalam membuat movement dengan 37 jewels dan 28,800 bph. Movement ini memiliki jewels yang banyak (37) karena ini merupakan movement modular, dimana modul chronograph diletakkan diatas movement automatic Cal.28 series yang memiliki 21 jewels. Automatic movement seri 28 adalah juga salah satu mesin automatic non-chronograph terbaik dari ETA. ETA 2894 semakin banyak dipakai oleh brand-brand populer dunia karena mudahnya dimodifikasi. Brand seperti TAG HEUER, CHOPARD, OMEGA dan Baume & Mercier adalah sebagian dari pelanggan utama movement ini.


ZENITH EL PRIMERO
Mungkin ini adalah movement chronograph yang paling terkenal sepanjang waktu. Zenith pertama kali memperkenalkan movement ini pada tahun 1963/64, dan ini adalah satu-satunya jenis movement yang sejak pertama kali diluncurkan hanya mengalami perubahan yang sangat sedikit dan masih diproduksi sampai sekarang. El primero merupakan integrated chronograph movement 31 jewels dengan 36,000 bph, dan merupakan movement chronograph paling tinggi bph-nya. Karena kehandalan dan akurasi yang sangat baik maka tidak heran kalau Rolex meminta Zenith untuk membuat El primero untuk Rolex Daytona sampai tahun 2000. Movement ini juga digunakan untuk TAG HEUER Cal.36 ('kasta' tertinggi Tag), PANERAI, DANIEL ROTH, EBEL dll. Karena kualitas dan nama movement ini begitu melegenda, maka brand yang menggunakan movement ini akan secara jelas mempromosikannya "it have El Primero 'the legend' movement!".

PATEK PHILIPPE Cal.5960
Ini merupakan movement automatic chronograph pertama yang dibuat oleh PP pada tahun 2006. Memiliki 40 jewels dan 28,800 bph. Movement ini dilengkapi dengan solid 18K YG rotor dan 55 jam power reserve. 5960 merupakan automatic chronograph movement paling eksklusif yang pernah dibuat sampai saat ini. Dan seperti halnya Rolex, movement ini tidak dipakai oleh brand lain.

OMEGA Cal.3313 CO-AXIAL
Ini merupakan salah satu movement Omega yang terbaik yang pernah dibuat. Movement ini mengambil basis movement PIGUET 1185 yang di up grade dengan memasukkan komponen co-axial escapement yang didesain oleh George Daniel. Co-axial escapement sendiri merupakan sebuah terobosan besar dalam dunia mekanikal movement. 3313 memiliki 37 jewels, 28,800 bph dan 55 jam power reserve.

FREDERIC PIGUET Cal.1185
Movement ini tergolong eksklusif karena brand-brand ternama seperti AUDEMARS PIGUET, BLANCPAIN, CARTIER PASHA, VACHERON CONATANTINE dan Breguet merupakan pelanggan movement ini. Brand high-end banyak menggunkan movement ini karena di-klaim merupakan salah satu movement automatic chronograph terbaik yang pernah dibuat. Tidak heran kalau tipe movement ni merupakan idaman para kolektor jam di dunia. Movement ini memiliki 37 jewels dan 21,600 bph dengan ketebalan hanya 5,2mm.

ROLEX Cal.4130
Rolex mulai menggunakan movement ini pada tahun 2000 setelah melalui proses yang panjang dan biaya tinggi untuk mendesain dan memproduksi automatic chronograph movement secara in-house. Movement ini dibuat untuk mengganti movement El primero yang selama bertahun-tahun dipakai untuk tipe Daytona. Memiliki 44 jewels dan 28,800 bph, begitu diluncurkan langsung mendapat banyak pujian karena kekuatan dan akurasi yang tinggi. Power reserve terlama dibandingkan movement lain yaitu 72 jam.

Minggu, 12 April 2009

Quartz Movement (Re)-evolution

Dunia horology sebelum tahun 70-an masih di dominasi oleh jam-jam mekanis dengan feature-feature yang bermacam-macam: chronograph, minute repeater, alarm dll. Namun setelah teknologi quartz ditemukan dan dipopulerkan oleh Seiko dan membuat beberapa pabrikan jam besar merubah haluan dengan membuat dan menjual jam-jam quartz, dan diakui sekarang bahwa keputusan itu adalah keliru!
Teknologi quartz memang membuat jam menjadi lebih akurat dan juga biaya lebih rendah, dan ini berarti margin perusahaan bisa lebih besar karena bisa dibuat dalam produk massal. Menarik untuk mencermati bagaimana teknologi quartz menjadi sebuah 'tsunami' bagi dunia horologi. Artikel ini berusaha memaparkan secara singkat pencapaian-pencapaian teknologi movement quartz. Tentu saja kajian ini masih jauh dari lengkap, dan saya berusaha untuk menangkap milestone dari pencapaian dan penemuan teknologi ini.

First Electric Watch

Jam-jam elektrik bisa dikategorikan sebagai salah satu cikal bakal quartz movement karena movement yang digunakan tidak sepenuhnya mekanis. Patek Phillipe (PP) adalah salah satu perusahaan jam pertama yang mulai peduli terhadap teknologi ini. Pada tahun 1948, PP mulai mendirikan sebuah divisi baru untuk mengkaji teknologi movement elektronik ini. Pada tahun 1952 PP mulai memproduksi untuk pertama kalinya jam meja quartz yang diberi nama Chronotome. Jam ini pada perkembangan berikutnya menjadi dasar bagi pembuatan Naviquartz Marine Chronometer pada tahun 1961.

Sedangkan jam elektrik dengan tenaga baterai pertama diproduksi oleh Hamilton Watch Company dari Lancester, Pennsylvania pada tahun 1957. Jam mereka diberi label Electric 500. 2 movement sekaligus dikeluarkan ke pasar yaitu cal 500 (atau 500A) dan cal 505. Peluncuran cal 500 pada tahun 1957 dianggap banyak orang sebagai keputusan yang terburu-buru karena ternyata movement tsb belumlah sempurna. beberapa tahun pertama banyak jam Hamilton dengan cal.500 ditarik kembali dari pasar untuk dilakukan penyempurnaan. Sampai akhirnya tahun 1961 Hamilton mengeluarkan cal.505 yang jauh lebih baik dan lebih mudah perawatannya. Model jam elektric yang dikeluarkan merupakan trademark dan icon untuk Hamilton bahkan sampai saat ini.



Pada tahun 1962, Center Electronique Horloger (CEH) didirikan di Neuchatel Swiss sebagai respon atas perkembangan teknologi movement elektronik. Direktur pertama CEH, Roger Wellinger merekrut orang-orang terbaik dari ilmuwan, teknisi dan periset di Swiss untuk melakukan tugas ini. Pendanaan didapat dari perusahaan-perusahaan jam besar di Swiss. Usaha ini menghasilkan salah satu movement quartz terbaik yaitu Beta 1 dan Beta 2. Kedua movement ini diikutkan dalam Neuchatel Observatory Competition tahun 1967. Dan Beta 2 mendapatkan predikat jam paling akurat dalam beberapa kali uji dalam kompetisi itu.

Melihat hasil yang sangat memuaskan, akhirnya pada tahun 1970 movement Beta (diberi nama Beta 21) diperkenalkan dalam Basel Fair dimana pada saat itu hampir 2 lusin perusahaan jam besar menggunakan movement itu dalam produknya (gambar dibawah adalah movement Beta 21).


Namun sensasi paling besar dan berpengaruh luas dalam perkenalan movement elektrik dan quartz adalah dengan dikeluarkannya movement elektrik yang menggunakan pergetaran tuning fork untuk menggerakkan jam. Movement ini diperkenalkan pertama kali dan langsung merebut perhatian adalah Bulova dengan seri Accutron. Penampilan jam ini sengaja memperlihatkan movement didalamnya dan tipe ini menjadi klasik dan icon dari Bulova serta diberi nama Spaceview. Promosi yang unik dan gencar membuat jam ini menjadi sangat terkenal. Jam ini tidak berdetik tapi berdengung karena getaran tuning fork begitu cepat sehingga terdengar seperti suara lebah. Selain itu jam ini juga meng-klaim sebagai jam yang super akurat pada jamannya. Berikut adalah contoh dari promosi dari Bulova Accutron.

Gambar dibawah adalah salah satu varian dari desain Spaceview. Saat ini Bulova juga sudah mengeluarkan versi re-edition dari tipe Space view karena sudah dianggap legenda dalam dunia horologi.


Quartz Movement

Dunia horologi mulai gonjang-ganjing bahkan menyebabkan banyak perusahaan jam bangkrut saat Seiko mengeluarkan jam-jam murni quartz mereka. Seiko 35 SQ Astron merupakan jam quartz pertama yang diproduksi secara komersial. Jam ini diluncurkan tepat dengan hari natal pada tahun 1969. Dengan hanya diproduksi terbatas 100 buah, jam ini diberi harga 450,000 yen (atau US$1,250 pada masa itu) dan harga itu sama dengan harga sebuah sedan Corolla baru!
Seiko meng-klaim bahwa jam ini memiliki akurasi tinggi sekitar 1 menit per tahun. Saat ini jam Seiko Astron bernilai sangat tinggi dan sangat kolektibel. (Gambar dibawah adalah Seiko 35 Astron solid gold)

Pada tahun 70-an mulai banyak perusahaan jam Swiss yang membuat jam-jam dengan movement quartz. termasuk didalamnya adalah Rolex. Nama Rolex identik dengan high quality baik dari segi material maupun kehandalan movement. Untuk movement quartz pun Rolex tidak mau setengah-setengah. Tahun 1970 Rolex memperkenalkan Rolex Quartz dengan cal 5100 yang menggunakan modul Beta 21 (movement ini juga digunakan banyak pabrik jam lain). Rolex hanya mengeluarkan 1000 buah saja jam quartz dengan movement ini karena Rolex ingin kembali ke prinsip awal: menggunakan in house movement!

Maka dimulailah sebuah babak baru bagi Rolex dalam memproduksi quartz movement. Pada tahun 1972, Rolex mulai sebuah project untuk mendesain dan membuat movement quartz yang pada akhirnya akan dikenal sebagai 'the finest quartz movement ever made' pada abad 20!

Setelah usaha keras selama 5 tahun, Rolex memperkenalkan hasilnya kepada publik: Cal 5035 dan Cal 5055. Rolex memberi nama produk mereka Oysterquartz. Desain dan finishing tidak kalah dengan jam-jam mekanik high end. Karena memang Rolex mengeluarkan biaya yang luar biasa besar untuk menghasilkan movement ini. banyak orang yang mengagumi desain dan finishing dari oysterquartz ini. Dunia horologi pun mengakui bahwa oysterquartz adalah salah satu jam quartz terbaik (baik dari segi desain dan akurasi). Rolex akhirnya menghentikan produksi Oysterquartz pada tahun 2001 dan kembali berkonsentrasi memproduksi jam-jam mekanik.


Dunia quartz movement semakin berkembang dan banyak penambahan feature-feature baru seperti alarm dan chronograph. Salah satunya yang dianggap terbaik adalah movement quartz yang dibuat oleh JLC dan IWC yang disebut sebagai MechaQuartz. Movement ini dinamai cal.630 dan merupakan kongsi kerja antara 2 perusahaan besar itu.


Quartz watches today

Saat ini ada 3 perusahaan besar di Swiss yang mendominasi pembuatan movement quartz adalah ETA, Ronda dan ISA. Mereka mensuplai ke hampir 90% produsen jam Swiss, selebihnya membeli quartz movement dari Jepang dan China.

Popularitas jam-jam quartz mulai meredup tahun 90-an. Pembeli, penikmat dan kolektor jam kembali memilih jam-jam mekanik daripada jam quartz, kecuali beberapa item yang memang kolektibel seperti Rolex oysterquartz, Seiko Astron dll. Namun perkembangan movement quartz terus berlangsung dan semakin lama semakin baik dan mengaplikasikan teknologi terkini. Salah satu yang saya tampilkan disini adalah teknologi quartz yang digunakan oleh Breitling yang diberi nama SuperQuartz. Salah satu tipe yang menggunakan movement canggih ini adalah Breitling Aerospace (gambar bawah).



Kamis, 18 Oktober 2007

Sellita: The New Movement Suplier for Swiss watches

Selama ini para penggemar jam tangan mengakui bahwa hanya segelintir perusahaan jam yang memproduksi sendiri (inhouse) movement yang digunakan di jam mereka. Merek-merek papan atas seperti Patek Phillipe, Breguet, Vacheron constantine dll dipercaya masih memegang teguh prinsip bahwa movement harus dibuat inhouse untuk menciptakan eksklusifitas dan bukannya membeli dari perusahaan lain. Karena itu harga-harga jam tersebut lebih mahal dari merek lain karena mereka beralasan bahwa biaya R&D dan branding-lah yang membuat harga kian menjulang, selain juga karena mutu jam tersebut yang memang terbaik.

Bagaimana dengan merek-merek lain seperti Omega, Oris, Bell&Ross dan masih banyak merek lainnya? Omega memang memutuskan bahwa sejak tahun 80-an mereka tidak lagi memproduksi movement sendiri dan beralih mencari movement dari luar dan kemudian dimodifikasi untuk jam-jam mereka. Seperti gambar Jam Omega dibawah menggunakan basis movement yang dibuat oleh ETA Valjoux cal.7752 (modifikasi). Namun Omega kembali mulai berniat untuk membuat movement sendiri sejak tahun 2000-an dengan keluarnya generasi Co-axial movement yang didesain oleh George Daniel. Namun movement inipun hanya akan digunakan pada jam-jam kelas premium mereka.

Lantas darimana merek-merek jam Swiss tersebut mendapatkan movement-nya? dari 90% perusahaan pembuat jam di Swiss (dan belahan dunia lain) membeli movement mereka dari ETA, sebuah perusahaan yang fokus utamanya adalah hanya membuat dan merakit movement, baik manual, automatic maupun chronograph dengan beberapa variasi. Kemudian ETA bergabung dengan Valjoux sebagai spesialis pembuat movement chronograph. Penggabungan ini membuat mereka menjadi raja dalam pembuat dan supplier movement.

Tahun 2002, ETA Valjoux yang sekarang dimiliki oleh Swatch Group membuat geger industri jam. Mereka memutuskan bahwa mulai tahun 2010 mereka tidak akan lagi merakit movement dan menjualnya ke pasar dan mereka hanya akan fokus menjual spare part (kit) saja. Mereka seolah "memberi kesempatan" bagi para klien mereka untuk secara pelan-pelan mencari pengganti ETA sebagai supplier. Gambar dibawah adalah contoh movement automatic sederhana yang diproduksi oleh ETA untuk merek-merek Mido, Rado, Titoni, Bell&Ross dll.

Keputusan ETA Valjoux untuk menghentikan pasokan kepada 90% merek jam di dunia membuka kesempatan yang luar biasa besar kepada sebuah perusahaan kecil pembuat movement dan spare part yaitu: Sellita. Sellita bukanlah big player dalam industri jam, namun di tahun 2010 diperkirakan mereka akan menggantikan posisi ETA sebagai perusahaan assembling movement terbesar. Untuk itu sejak tahun 2002 mereka mulai ekspansi pabrik dan teknologi untuk mengantisipasi respon pasar di tahun 2010.

Saat ini produksi mereka memang belum selengkap ETA namun secara pelan-pelan mereka mulai membuat movement-movement manual dan automatic yang tidak kalah bagusnya dengan movement buatan ETA. Gambar dibawah adalah contoh movement manual dan automatic sederhana buatan Sellita. Gambar diatas adalah movement 17 jewels manual cal.2660, dan dibawah adalah movement 25 jewels automatic cal.2671.
Movement automatic yang diproduksi oleh Sellita mulai menuai banyak pesanan. Beberapa merek yang saat ini sebagian produknya mulai memakai movement automatic buatan Sellita adalah Invicta, Maurice Lacroix dan Oris serta beberapa merek yang belum dikenal di Indonesia. Contoh dibawah adalah jam Oris yang telah menggunakan movement buatan Sellita.


Dampak dari keputusan ETA tersebut sangatlah besar dan mengguncang, terutama pada merek-merek yang selama ini sangat tergantung pada mereka. Beberapa merek besar secara perlahan mulai mendorong R&D mereka untuk mendesain sendiri movement-nya. Beberapa merek bahkan sudah memiliki prototipe, namun mereka belum menerapkan pada semua desain atau produk-produk mereka. Merek-merek seperti Maurice Lacroix, Bulgari, Panerai sudah mengumumkan bahwa mereka sudah memiliki beberapa desain untuk movement inhouse mereka.

Selama ini kiblat kita untuk jam masih Swiss karena mereka menghasilkan banyak jam dengan merek-merek yang begitu banyak dengan kualitas yang bagus. Namun kalau kita cermati ternyata movement yang digunakan sebagian besar berasal dari satu pabrikan yaitu ETA Valjoux. Jadi sebenarnya kita hanya beli desain dan merek nya saja. Ada satu merek yang tidak high profile namun memproduksi sendiri movement-nya yaitu Seiko. Karena itu Seiko sama sekali tidak khawatir dengan perubahan besar dalam industri jam ini. Lha wong dari dulu movement-nya buat sendiri....