Tampilkan postingan dengan label Jaeger LeCoultre. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jaeger LeCoultre. Tampilkan semua postingan

Selasa, 04 Oktober 2011

JAEGER LeCOULTRE Memovox Vintage Cal.916

JAEGER LeCOULTRE adalah salah satu brand yang saya hormati karena memiliki filosofi dan tradisi yang mumpuni dalam dunia horologi. JLC konsisten untuk terus memproduksi secara inhouse mekanikal movement untuk jam-jam mereka dan tidak bergantung kepada pabrik produsen movement. Salah satu tipe yang ingin saya miliki adalah sebuah JLC alarm yang dinamai: MEMOVOX. JLC Memovox ini saya dapatkan dari seorang rekan yang berdomisili di Surabaya. Kondisinya masih all original termasuk mika dan rantainya.

DIAL

Memovox ini merupakan generasi tahun 70-an dimana desain jam saat itu mengalami evolusi dengan munculnya desain-desain yang retro, unik, mulai berdimensi besar dan eye catching. Warna jam dominan biru dengan centre disc berwarna lbih tua. Centre disc ini adalah lempengan yang bisa berputar sebagai penunjuk waktu dimana alarm akan berbunyi. Penampang dial terlihat lebar sekitar 36-37mm dengan desain yang menarik (IMHO) karena menggunakan indeks arabic. Logo JLC diletakkan di sebelah kiri dan tulisan JAEGER LeCOULTRE diletakkan di posisi angka 12.

Desain jarum berbentuk kotak dan berkesan modern dengan variasi berupa garis putih yang terletak di tengah-tengah jarum. Warna putih juga diaplikasikan untuk jarum detik dan warna arabic index-nya. Kombinasi antara warna dominan biru pada dial dan warna putih untuk jarum dan index terlihat menarik.

CASING

Casing jam berbentuk semi persegi dengan sudut-sudut yang membulat. Desain casing seperti ini lazim digunakan dan mulai muncul di tahun awal 70-an. Kombinasi antara casing berbentuk semi kotak dan penampang dial yang bulat terlihat menarik karena menggabungkan 2 bentuk dasar yang berbeda. Awalnya saya mengira casing jam ini sudah dipoles sehingga terlihat brushed finished. Setelah saya pelajari dengan melihat literaturnya di internet, tipe JLC ini memang menggunakan finishing casing brushed dan bukan polished. salah satu bagian yang di polished adalah bagian bezel (yang menempel dengan mika jam) dan case back.

Jam ini memiliki 2 buah crown. Crown bagian atas untuk menyetel central disc alarm dan mengisi tenaga untuk membunyikan alarm. Crown yang bawah untuk melakukan penyesuaian jarum jam dan tanggal. Setiap crown terdapat logo JL yang menunjukkan bahwa crown adalah original.

RANTAI

Rantai jam ini menggunakan model seperti desain sebuah gelang dan uniknya, rantai ini tidak memiliki claps seperti halnya rantai jam biasa. Lebar lug adalah 20mm dan mungkin akan terlihat lebih klasik kalau menggunakan tali kulit. Pada ujung rantai terdapat pengait dengan logo JL.

MOVEMENT

JLC Memovox ini menggunakan automatic Alarm caliber 916. Caliber in merupakan alarm movement modern dari JLC yang mulai diproduksi pada tahun 1970. Tidak seperti alarm movement sebelumnya, cal.916 sering juga disebut sebagai speed beat movement karena memiliki vibrasi 28,800 bph, sedangkan generasi sebelumnya (Cal.815 dan 825) merupakan low beat movement. Karena itu kalau diperhatikan gerakan jarum detil cal.916 ini sangat halus.

Speed Beat cal.916 ini diproduksi sampai tahun 1981 (11 tahun) dan selama 11 tahun itu Jaeger memproduksi sebanyak 7731 buah Memovox dengan berbagai macam variasi.

Sangat jarang saya menemui sebuah Memovox dalam keadaan yang masih bagus, rata-rata sudah mengalami kerusakan pada dial atau ada beberapa komponennya yang sudah tidak asli lagi. Memovox adalah sebuah salah satu produk khas dari JLC karena kualitas alarm-nya baik dan berbunyi nyaring. Karena size casing yang cukup besar (sekitar 38-39mm) dan berwarna biru, maka jam ini akan menarik perhatian. Love this!..

Minggu, 18 September 2011

JAEGER LeCOULTRE Master Compressor Geographic

Jaeger LeCoultre dikenal dan dihormati sebagai salah satu perusahaan jam yang konsisten untuk hanya menggunakan movement yang diproduksi sendiri (Inhouse). Desain Jaeger juga seringkali unik dan khas. Salah satu desain sport adalah tipe Master Compressor, yang memiliki ciri khas memiliki 2 crown besar. Seri Master Compressor dari Jaeger yang saya miliki ini adalah Master Geographic.

DIAL

Desain khas dari seri Geographic ini adalah terdapat rotating disc yang sebagian muncul pada dial bagian bawah. Rotating disc ini berisi nama-nama negara sebagai patokan penunjuk waktu dunia uang didasarkan pada GMT (Greenwich Mean Time). Informasi waktu untuk menunjukkan negara yang ditunjuk terletak diatas angka 6 dengan tambahan informasi AM/PM. Feature yang dimiliki oleh jam ini sangat informatif dan mudah untuk dioperasikan. Ketika kita merubah nama negara penunjuk waktu kedua, jarum jam kecil yang berada di sub dial akan ikut berubah secara otomatis, berikut informasi AM/PM nya.


CASEBACK dan MOVEMENT

Pada caseback terdapat emblem rose gold yang menunjukkan bahwa movement jam ini sudah melalui uji ketahanan dan akurasi selama 1000 jam berdasarkan methodologi pengujian JLC yang dikenal ketat dan lebih baik dari COSC. Untuk mengetahui program pengujian 1000 jam ini bisa dibaca pada thread jaeger leCoultre yang lain di blog ini.


Movement yang digunakan adalah Automatic cal.923 yang merupakan high beat movement 28,800 bph. Konstruksi movement ini terdiri dari 281 bagian dengan 32 jewels dengan power reserve selama 43 jam.

STRAP

Salah satu hal yang sangat saya sukai dari jam ini adalah jenis dan kualitas strap yang digunakan. Master Compressor ini menggunakan kulit crocodile dengan pattern kulit yang bagus dan warna yang eksotis, coklat kehitaman. Kulit ini diambil dari bagian terbaik dari kulit crocodile dengan ciri khas untuk tipe master Compressor yaitu double white stitching. Perpaduan warna tali kulit dengan warna dial sangat pas. Master Compressor Geographic diproduksi dalam 2 varian, yaitu menggunakan crocodile strap dan bracelet. Untuk strap menggunakan deployant buckle.


CASING


Casing jam dibuat dengan finishing all polished sehingga terlihat mengkilat di keseluruhan bagian casing. Tipe ini disebut 'Master Compressor' dengan ciri khusus 2 crown besar yang dapat memperkuat kompresi jam ini terhadap tekanan air. Crown ini dapat difungsikan 'Open" dan 'Closed'. Informasi 'open' dan 'closed' ini dapat diketahui dari penggunaan simbol anak panah yang berwarna putih dan merah. Compression seal berfungsi ketika kita memutar crown hingga simbol anak panah putih muncul. Posisi ini harus dipastikan berlaku ketika pemakai hendak melakukan aktifitas olah raga air. Dalam posisi ini, tidak dianjurkan untuk melakukan adjustment untuk waktu dan second time zone.

Posisi 'open' ditunjukkan dengan 2 anak panah berwarna merah. Pada posisi ini pemakai bisa melakukan adjustment untuk waktu dan second time zone. Diantara 2 crown tersebut terdapat sebuah kenop tekan yang berfungsi untuk melakukan adjustment tanggal.

Dengan size 42mm, Jaeger Master compressor geographic ini terasa nyaman dan pas saat dikenakan. Desainnya yang unik menjadi sebuah ciri khas dari brand ini, terutama seri master Compressor.

Minggu, 19 Juni 2011

Gala Dinner JAEGER LeCOULTRE Reverso 80th Anniversary

JAEGER LeCOULTRE kembali melakukan acara gala dinner dengan para penggemar setia brand ini di Jakarta. Tahun ini acara gala dinner dilakukan pada 16 Juni 2011 di Penthouse Hotel Grand Hyatt Jakarta. Gala dinner tahun lalu diadakan di salah satu restoran Italia di Hotel Shangrilla, jakarta. Acara kali ini merupakan juga acara 'ulang tahun' ke 80 salah satu tipe JLC yang paling dikenal yaitu Reverso yang pertama kali pada tahun 1931. Untuk ulang tahun ke-80 ini JLC mengeluarkan edisi khusus yang merupakan re-make dari versi klasik dan pertama Reverso.

Acara dihadiri oleh sekitar 40 orang penggemar JLC dan kolektor jam di Jakarta dan acara makan malam dimulai pada jam 20.00 dengan pembukaan oleh MC. Tuan rumah dari acara ini adalah Time International selaku perwakilan resmi JLC di Indonesia. Acara serupa juga dilakukan di Surabaya 2 hari kemudian. Makanan pembuka-nya sungguh menggugah selera: House smoked salmon, Capers, Red onion and Honey-mustard dressing....!

menyesuaikan dengan tema utama gala dinner malam itu, saya membawa serta JLC Reverso 8 days Grande date yang sekarang sudah tidak lagi diproduksi oleh JLC...

Beberapa produk terbaru dari JLC dipajang pada display yang terletak di ruangan berbeda dengan ruangan gala dinner. Beberapa tipe sungguh menarik untuk dinikmati dan beberapa tipe masih berupa sample dan belum resmi dijual di Indonesia.

Dan tentu saja, bintang pada malam itu adalah Grande Reverso Ultra Thin tribute to 1931..! reverso ini dibuat sedekat mungkin penampilannya dengan versi aslinya. Disebut Grande karena memang ukurannya dibuat lebih besar. Untuk versi steel seperti gambar di bawah tidak dibuat secara terbatas. Untuk versi pink gold dengan dial hitam dibuat hanya 500 buah saja. Tidak seperti tipe reverso lainnya, Grande reverso re-make ini hanya menuliskan kata "Reverso" saja pada dialnya karena memang nama itu yang digunakan pertama kali 80 tahun lalu. Jam ini menggunakan manual winding movement Cal.822 yang dibuat, dihias dan dirakit totally by hand. Movement cal.822 ini memiliki ketebalan hanya 2,9mm dan dibuat dari 134 buah parts. Ukuran jam secara total 46mm (panjang), 27,5mm (lebar) dan 7,2mm untuk tebal.

Berbarengan dengan edisi re-make reverso ini, JLC juga mengeluarkan versi reverso ultra thin modern. Semua aspek sama dengan reverso tribute to 1931 dan hanya dibedakan di desain dial.

Reverso dibawah adalah tipe Grande Reverso 976 yang terbuat dari rose gold. Perpaduan antara rose gold case dan dial berwarna hitam sungguh cantik. Reverso ini menggunakan manual winding movement cal.976 yang merupakan versi terakhir dari keluarga cal.970. casing Reverso 976 lebih besar dari Reverso ultra thin yaitu panjang 48mm. Tipe ini hanya keluar dalam 2 jenis casing yaitu steel dan rose gold.

Jam diver di bawah adalah salah satu produk terkini dari JLC, "memovox tribute to Deep Sea" yang baru diperkenalkan pada awal tahun ini. Pada tahun 1959 Jaeger pertama kali mengeluarkan jam diver profesional yang memiliki fungsi alarm dan diberi nama memovox Deep Sea. produk tersebut secara cepat menjadi populer di kalangan penggemar diving karena untuk pertama kalinya sebuah jam diver memiliki cara untuk memberitahu waktu bagi diver melalui getaran dan suara alarm. Memovox deep sea original berdimensi 39mm sedangkan memovox Deep sea re-edition ini sedikit lebih besar 40,5mm. Kesan vintage terasa karena indeks pada dial dan jarum menggunakan warna yang agak kekuningan.



Master control mengeluarkan versi Tourbillon juga, yaitu Master Tourbillon. Jam ini menggunakan 'sangkar' tourbillon terbuat dari titanium dengan berat hanya 0,28 gram. Dengan berat kurang dari 1 gram, tourbillon ini bisa berfungsi secara optimal terhdap akurasi movement. Master Tourbillon memiliki 2nd time zone yang terletak di bawah posisi angka 12 dan penunjuk tanggal menggunakan pointer. Warna dial abu-abu yang dipadukan dengan material case baja. Kombinasi warna yang unik.


AMVOX Chronograph


JLC yang sebelah kiri adalah Master Control Chronograph, salah satu favorit saya dalam gala dinner saat itu. Diameter 42mm dengan desain yang klasik dan berkarakter. Sebelah kanannya adalah Master compressor memovox extreme.


Acara gala dinner selesai jam 22.00 malam. Puas sudah melihat beberapa jam JLC favorit saya secara langsung dan yang lebih penting lagi melihat dan mencoba langsung Grande Reverso Tribute to 1931. Rencananya kegiatan seperti ini akan diadakan setiap tahun dengan tema yang berbeda-beda. Tidak sabar untuk menunggu gala dinner JLC tahun depan...!

Sabtu, 30 April 2011

JAEGER Le COULTRE Reverso Grande Date 8 Days

Sudah lama saya tertarik dengan desain Jaeger LeCoultre Reverso. Bagi saya, Reverso adalah sebuah 'warisan' yang iconic dari era art deco dalam sebuah bentuk segiempat yang sederhana dan klasik. Beberapa tahun lalu saya pernah mendapatkan sebuah Reverso, hanya saja desainnya kecil dan agak 'aneh' saat saya pakai. Dan saya menunggu Reverso yang lebih modern dan dengan desain casing yang lebih besar. Penantian saya akhirnya berakhir minggu lalu!..

Desain Reverso pertama kali dibuat pada tahun 1931 dan desain Reverso klasik tidak mengalami banyak perubahan sampai saat ini, kecuali pada dimensi yang dibuat lebih besar. Jaeger Reverso merupakan sebuah jawaban dari sebuah keinginan para pemain Polo profesional yang ingin memiliki sebuah jam yang bisa dikenakan saat mereka bermain polo. karena itu desain casing Reverso dibuat 'rangkap' dengan casing utama 'menumpang' pada landasan dan bisa diputar. Desain unik ini akhirnya dipatenkan dan tidak bisa dipakai oleh produsen jam lain. Ciri khas Reverso yang tetap dipertahankan hingga sekarang adalah desain persegi empat dengan hiasan garis horisontal di atas dan bawah.


CASING

Jaeger memperkenalkan edisi Reverso Grande Date ini pada SIHH tahun 2003, namun secara resmi produk ini belum dijual ke publik sampai akhir 2003. Produk reverso generasi baru ini memiliki dimensi yang besar, dengan ukuran panjang lug to lug 46,5mm dan lebar 30mm. Dengan dimensi seperti ini, Reverso menjadi terlihat lebih apik jatuhnya di pergelangan saya. Tidak seperti Reverso generasi sebelumnya, Reverso Grande Date memiliki desain crown yang lebih besar dan terlihat mantap dan mudah ketika digunakan.


DIAL

Desain dial tetap menggunakan desain khas Reverso yang menggunakan indeks arabic number. Indeks ini dibuat dengan cara sablon warna hitam. Finishing dial menggunakan pola guilloche berwarna silver yang seolah diberi 'frame' oleh bagian Indeks. Finishing Guilloche ini menarik karena dibuat dengan sangat rapi dan efeknya terlihat cantik ketika terkena cahaya. Pada dial juga terdapat feature Tanggal yang berukuran besar (grande date), jarum detik di posisi kanan dan penunjuk power reserve 8 days di posisi angka 10.30. Saya melihat komposisi antara tanggal, power reserve dan jarum detik cukup unik karena tidak seperti desain jam pada umumnya yang seringkali memiliki 'pakem' bahwa posisi jendela tanggal selalu di posisi angka 12, 3, 6 atau 9. Sedangkan Reverso Grande Date ini posisi tanggalnya di posisi angka 6.30 !..

Jarum jam, menit, detik dan power reserve terbuat dari blued steel dan terlihat menawan ketika dilihat di bawah cahaya.


MOVEMENT

Reverso Grande Date ini menggunakan manual winding movement 8 days Cal.875. Movement 8 days sendiri pertama kali diproduksi oleh Jaeger sejak tahun 1919 untuk jam kantong mereka dan digunakan pertama kali pada sebuah jam tangan pada tahun 1931. Movement 8 days Jaeger merupakan salah satu legenda dan memiliki performance yang tangguh. Movement ini sebenarnya memiliki power reserve lebih dari 8 hari dan karena itu Jaeger memastikan bahwa ketika disebutkan 8 days, maka power reserve movement ini benar-benar 8 hari. Cal.875 yang digunakan dalam Reverso Grande Date ini merupakan high-beat 28,800 bph dengan semua pembuatan, asembling dan dekorasi dibuat secara manual. Memiliki 25 jewels dan terdiri dari 224 bagian (parts). Penampilan movement legendaris ini bisa dilihat dari sisi lain casing. Desain movement terlihat sederhana karena hampir 80% bagian movement ditutup.


Gambar di bawah saya ambil dari internet. Terlihat detail dari movement 8 days yang di dekorasi secara manual dengan pola 'cotes de Geneve'. Agar bisa memiliki power reserve 8 hari (dan benar-benar 8 hari), teknisi jaeger mendesain movement Cal.875 ini dengan 2 spring barrels. Salah satu hal menarik dari cal.875 ini adalah penggunaan double disk untuk tanggal yang bergerak secara independen. Prinsip ini merupakan teknologi yang didesain oleh jaeger dan kemudian dipatenkan.

STRAP

Setiap jam produksi Jaeger yang pernah saya lihat dan saya ketahui selalu dilengkapi dengan crocodile strap yang dibuat dengan kualitas yang sangat baik dan halus. Pola crocodile skin yang diambil memiliki pola yang menarik dan klasik. Strap crocodile reverso ini berwarna coklat tua dan dibuat tebal di ujung yang dekat dengan lugs. Sayangnya, reverso ini tidak dilengkapi dengan deployant buckle yang original, mungkin deployant asli sudah rusak.

OVERALL

Reverso Grande Date 8 days ini memiliki dimensi yang sangat pas secara proporsi dan estetika. Tidak terlalu kecil dan juga tidak terlalu besar ketika dipakai. Desain yang sederhana dan klasik tidak membuat jam ini menjadi penarik perhatian. Namun dibalik kesederhanaan desain, reverso ini memiliki movement yang klasik, legend dan tangguh.


Senin, 31 Januari 2011

JAEGER LeCOULTRE Master Geographic

Kekaguman akan merek Jaeger LeCoultre semakin menjadi ketika saya mendapatkan Jaeger kedua saya, yaitu sebuah Master Geographic. Diameter jam ini sekitar 38,1 mm tanpa crown dan tebal jam 10,2mm, dengan bahan casing terbuat dari baja. Jam Master Geographic ini unik karena merupakan jam yang memiliki feature world timer yang menurut saya user friendly, informatif dan mudah pengoperasiannya. Fungsi itu masih ditambah lagi satu fungsi komplikasi lain yaitu power reserve indicator yang terletak di posisi angka 10.

Dial jam ini didominasi warna hitam yang berkilat bila terkena cahaya. Komposisi dial terdiri dari 2 layer, dimana layer pertama yang berada di sekeliling dial lebih tinggi karena pada posisi angka 6 'disembunyikan' disc berputar yang bertuliskan nama-nama negara. Komposisi desain dial seolah terbagi menjadi 3 sub dial. kanan atas berfungsi sebagai penunjuk tanggal, bawah menunjukkan 2nd time zone dan nama negara-nya, dan kiri atas menunjukkan power reserve. kalau diperhatikan pada sub register 2nd time zone, ada bulatan kecil berwarna biru yang terletak pada posisi angka 9 pada sub register itu. Lubang ini untuk menunjukkan waktu 'Day-Night' bagi 2nd time zone. Warna biru menunjukkan waktu pm, sedangkan waktu am ditunjukkan dengan warna bulatan putih. Dari gambar dibawah bisa diketahui bahwa di Moscow saat itu adalah jam 12 malam, sedangkan waktu lokal adalah jam 4 sore. Penunjuk nama negara dibuat dalam bentuk ujung anak panah yang posisinya berada di bawah angka 6 di sub register 2nd time zone.

Hal yang menarik kalau lebih jauh diamati adalah desain dari jarum jam dan menit. Bukan dari bentuknya, tapi lebih kepada finishingnya. Ternyata kedua jarum ini memiliki 2 sisi berseberangan yang berbeda tone warnanya. Satu sisi lebih putih dari sisi yang lain. Pembedaan warna ini ternyata adalah salah satu cara untuk mempermudah pemakai untuk dengan cepat melihat posisi jarum jam dan menit apabila terpapar oleh cahaya, karena perbedaan warna ini membuat salah satu sisi jarum menjadi lebih jelas terlihat.

Cara untuk merubah penunjuk waktu 2nd time zone cukup sederhana dan mudah. Peratama kali kita harus mengatur waktu di zona waktu mana yang akan kita tuju. Dalam gambar diatas waktu yang ingin diketahui adalah waktu Moscow. Untuk mengganti nama negara, cukup dengan memutar kenop yang berada di posisi angka 10. Begitu nama negara berubah, maka akan berubah pula secara otomatis penunjuk waktu di negara yang kita tunjuk tersebut, berikut dengan informasi am-pm nya. Sangat sederhana namun rumit dalam konstruksi movementnya.



Movement Master Geo ini merupakan automatic movement cal.929/3 yang pertama kali mulai diproduksi tahun 1996 dan merupakan pengembangan dari movement inhouse Jaeger yang lain yaitu Cal.889/1 yang ditambahkan modul power reserve (42 jam) dan 2nd time zone mechanism. Cal.929/3 merupakan high beat movement dengan 28,800 bph, 36 jewels dan terbuat dari susunan 293 buah parts. Seperti halnya movement Jaeger lainnya, cal.929/3 ini juga telah lolos uji 1000 jam dari lab JLC (baca posting sebelumnya mengenai uji 1000 jam ini).

Master Geo menggunakan crocodile strap berwarna hitam dengan deployant buckle yang terbuat dari steel juga. Finishing strap disesuaikan dengan finishing dial yang terlihat berkilat dan halus. Ukuran strap adalah 19x16 mm, sama dengan ukuran lug pada jam Rolex datejust dan ternyata ukuran ini tidak banyak dijual di pasaran.

Master Geo, menurut saya adalah sebuah jam yang klasik sekaligus complicated, namun dikemas dalam desain yang mudah untuk dioperasikan. Diameter-nya yang tidak terlalu besar (38,1mm) membuat jam ini tidak begitu menyolok saat dikenakan.




Kamis, 27 Januari 2011

Jaeger LeCoultre Master Calendar 18K Rose Gold

Sejak mengikuti gala dinner yang diadakan oleh Jaeger LeCoultre di Hotel Shangrila tahun lalu, saya mulai jatuh cinta dan kagum dengan brand ini. Nama Jaeger LeCoultre (selanjutnya akan disebut sebagai Jaeger saja) merupakan sebuah nama yang sangat disegani di dunia horologi karena komitmennya untuk selalu berinovasi dengan hanya menggunakan in-house movement. Sejak Antonie-LeCoultre mendirikan workshop pertama kali pada tahun 1883, telah banyak me-patent-kan temuan dan teknologi dalam pembuatan jam. Desain-desain produk Jaeger saya katakan unik dan khas karena memang sebisa mungkin desain mereka tidak mengikuti trend desain jam yang sedang berlangsung. Keinginan untuk memiliki sebuah Jaeger begitu kuat dan menunggu sekiranya ada tawaran jam JLC yang menarik untuk dikoleksi. Dan saya mentargetkan tahun 2011 ini saya harus memiliki setidaknya 1 buah JLC untuk dikoleksi.

Pada pertengahan Januari 2011, seorang sahabat yang mengoleksi banyak sekali jam dari berbagai merek dan saya tahu kalau beliau memiliki beberapa JLC (dan banyak Panerai), mengabari saya kalau hendak menjual beberapa koleksinya karena beliau mulai serius untuk mengurangi kuantitas koleksi tapi meningkatkan kualitas-nya. Dari beberapa buah jam yang hendak dijual, salah satunya adalah si cantik Master Calendar ini. Ternyata penantian saya tidak terlalu lama untuk bisa mendapatkan sebuah Jaeger Le Coultre!

Kenapa saya bilang Jaeger ini cantik? pertama, karena jam ini memiliki desain yang mengadopsi desain klasik dari era tahun 50-60an. Jaeger menyebut Master Calendar karena jam ini memiliki feature penunjuk hari, tanggal dan bulan. Tipe ini sering juga disebut sebagai Trile date calendar. Penunjuk tanggal menggunakan jarum yang ujungnya berbentuk bulan sabit merah. Penunjuk bulan dan hari mengapit as dial secara simetris. Desain jarum menggunakan desain jarum khas tahun 50-60an berbentuk pedang. Indeks merupakan kombinasi antara indeks berbentuk anak panah dan arabic. Pada posisi diatas angka 6 adalah sub second. Untuk melakukan pengaturan tanggal, bulan dan hari secara independen, terdapat tombol kecil yang terletak di pinggir casing di posisi angka 2 dan 4. Dengan menusuk tombol ini maka fungsi hari, tangal dan bulan akan berubah.

Alasan kedua kenapa saya menyukai jam ini adalah karena material yang digunakan adalah rose gold. Casing, indeks, kenop dan jarum jam ini menggunakan material 18K Rose gold. Menurut saya, penampilan rose gold (atau sering disebut juga sebagai pink gold) lebih berwibawa dari pada yellow gold. Mungkin karena yellow gold sudah sering lihat jadi tidak unik lagi. Warna rose gold dipadukan dengan dial warna satin dan croco strap warna hitam menjadi sangat menarik dan elegan.

Alasan ketiga, adalah karena movement yang digunakan. Jam ini menggunakan automatic movement yang telah diuji selama 1000 jam sebelum keluar dari pabrik. Jaeger tidak lagi mengujikan jam produksinya untuk mendapatkan sertifikat COSC (Chronometer) karena pengujian yang dilakukan oleh Jaeger jauh lebih baik dari COSC. Berikut adalah perbandingan yang dilakukan oleh JLC dan oleh COSC:

Lama pengujian JLC 1000 jam, sedangkan COSC 360 jam
JLC melakukan uji jam nya dengan kondisi sudah di asembling lengkap, jadi termasuk casing, dan jarum yang terpasang. Sedangkan COSC hanya menguji movement saja tanpa dimasukkan dalam casing.
Toleransi akurasi JLC -1 s/d +6 detik. COSC toleransi -4 s/d +6 detik untuk jam pria dan -5 s/d +8 untuk jam wanita.
JLC melakukan power reserve test. COSC tidak melakukan uji ini.
JLC melakukan uji fungsi jam (chronograph, triple date atau alarm). COSC hanya akurasi saja.
Uji untuk kekuatan balance. COSC tidak melakukan uji ini.
Tes akurasi untuk 6 posisi. COSC melakukannya untuk 5 posisi saja.
JLC melakukan uji water resist utk 50m minimal. COSC tidak melakukannya karena mereka hanya uji movement saja.
Uji shock resistant dengan simulasi sebanyak 20,000 goncangan kecil. COSC tidak melakukannya.
Uji ketahanan terhadap suhu 4 s/d 40 derajat. COSC melakukannya untuk 8 s/d 38 derajat.

Dengan pengujian yang dilakukan oleh internal JLC, maka mereka pikir tidak perlu lagi membawanya ke COSC untuk mendapatkan sertifikat Chronometer. Karena itu, setiap produk JLC yang menuliskan 'Master Control 1000 hours' sudah bisa dipastikan akurasinya tidak kalah dengan jam yang chronometer COSC.

Setiap jam Master calendar menggunakan crocodile strap dengan ukuran lugs 19mm sama seperti ukuran Rolex. Strap ini dilengkapi dengan deployant buckle yang terbuat dari solid Rose gold juga.

Jam Master Calendar ini menurut saya sangat cantik karena desainnya yang simetris dan klasik sangat elegan. Dimensi yang 38mm menyebabkan jam ini tidak terlihat kecil ketika digunakan. Hunting berikutnya adalah mencari crocodile strap berwarna coklat tua untuk dipasangkan sebagai alternatif Master calendar ini.