Tampilkan postingan dengan label My Favorites. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label My Favorites. Tampilkan semua postingan

Senin, 21 Desember 2009

ROLEX Thunderbird 1625 Ca.1968

Awalnya adalah sebuah rasa kehilangan karena salah satu jam kesayangan saya berpindah tangan dirawat oleh sesama penikmat jam antik. Jam itu adalah sebuah Rolex Thunderbird 6609 dengan dial putih dan dauphine hands (jarum model pedang). Ternyata untuk mendapatkan tipe yang sama atau setidaknya dengan desain yang sama sangatlah sulit. beberapa kali saya mendapatkan tipe thunderbird baik ref.6609 atau 1625 tapi tidak ada satupun yang mendekati penampilan 6609 saya dulu. Sampai akhirnya penantian dan pencarian saya berakhir kemarin siang.
Seorang sobat baik memperlihatkan jam ini dan berkata mungkin saya suka dengan jam ini. Thunderbird ini memiliki desain yang se-tipe dengan 6609 saya dulu, kecuali memang perbedaan prinsip karena beda tipe. Tapi warna dan auranya hampir sama. jam ini diproduksi pada kwartal ke-4 tahun 1968 dari ref.1625.


Kondisi dial secara umum masih baik, sedikit ada bercak yang baru terlihat apabila dilihat dengan menggunakan kaca pembesar. Hal yang wajar bagi sebuah jam yang berusia 41 tahun, lebih tua dari usia saya. jarum, indeks menggunakan material gold yang terlihat cantik dan serasi dengan dial putih tembok. Kondisi caseback dan casing dalam belum ada yang keropos, sebuah pertanda baik bahwa jam ini dirawat dengan baik oleh pemilik sebelumnya. hanya terdapat bercak-bercak bekas seal yang mengering yang belum sempat dibersihkan, tapi it's ok lah..karena tidak berpengaruh terhadap kinerja movement dan penampilan luar.

Kalau dibandingkan dengan versi datejust seperti 1601 atau 1603, thunderbird memiliki aura yang berbeda, lebih klasik dan menarik. Mungkin itu karena pengaruh peletakan rotating bezel. Penggunaan bezel yang berputar ini juga menyebabkan dial dibuat lebih kecil. Karena itu, dial antara 1601 dan 1625 tidak bisa di-swap atau dipertukarkan karena pasti tidak fit di casing. kalau dial 1601 dimasukkan pada thunderbird akan kebesaran dan harus dikikir agar bisa fit-in. Sebaliknya, dial 1625 akan terasa longgar di casing 1601.

Walaupun sama-sama dari rumpun Datejust, seri thunderbird memiliki nilai lebih tinggi dari datejust biasa. Mungkin ini disebabkan karena thunderbird punya nilai 'cerita' sejarahnya pada saat Squadron Thunderbird memutuskan untuk menggunakan Rolex sebagai jam resmi mereka pada akhir tahun 50-an. Atau juga karena penampilan Thunderbird seperti 'perkawinan' antara dress wacth dan sport dari Rolex. yah apapun alasannya, saya akui Thunderbird memiliki aura yang lebih klasik, lebih berkelas dari tipe datejust biasa, jadi tidak heran kalau harga Thunderbird selalu lebih tinggi dan layak sekali untuk disimpan.


Sabtu, 08 Agustus 2009

ROLEX Submariner 16610 Ca.2008

Salah satu 'my dream watch' adalah Rolex Submariner Date. Entah kenapa, setiap kali ada orang yang pakai Rolex ini saya selalu ingin lihat terus karena memang klasik sekali desainnya sekaligus gagah. Karena harganya yang tinggi (terutama yang vintage) akhirnya keinginan itu baru bisa terlaksana beberapa hari lalu.

Sebelumnya saya memang sudah memiliki sebuah Rolex Submariner No date (14060M) produksi tahun 2003 dan saya juga suka sekali dengan jam itu. Tapi, tetap tujuan utama saya adalah memiliki sebuah Rolex Submariner Date. Saya tahu salah seorang sobat saya memiliki jam ini saat mengunjunginya beberapa bulan lalu. Rolex Submariner yang dia miliki keluaran tahun 2008 dan tidak pernah dipakai sejak beli! dan hanya ditaruh saja dalam box-nya. "Seneng aja liatnya!", begitu jawabnya saat saya tanya kenapa beli tapi tidak dipakai.

Suatu kali saya memberanikan diri untuk kemungkinan saya meminang jam itu untuk saya miliki dan jawabannya sungguh menyenangkan. "Boleh saja pak. Bilang saja kapan bapak mau dan nanti jamnya saya bawa..". Wah, sip tenan! sekarang tinggal bagaimana untuk mengumpulkan 'amunisi' agar secepatnya bisa membawa jam ini pulang. Dengan terpaksa saya merelakan Rolex Submariner No date saya jual agar bisa untuk menambah dana pembelian jam impian saya ini. Kemudian karena ternyata masih kurang (karena saya mengambil jam Rolex lain juga..), dengan beat hati beberapa koleksi kesayangan berpindah pemilik.

Akhirnya, minggu lalu jam ini berhasil saya bawa pulang! kondisi jam seperti baru bahkan segala segel plastik dan barcode masih menempel pada jam ini. Walapun sayang, tapi karena jam ini mau saya pakai ya terpaksa segala segel itu saya buka..dan whollaa! bagus bangett!...

Karena Rolex ini merupakan produksi terbaru, maka ada perbedaan pada inner ring-nya. Pada iner ring terdapat rulisan ROLEX yang melingkar. Tanda ini tidak terdapat pada Rolex sebelumnya. casing jam terbuat dari baja 904L yang sangat tahan terhadap korosi. Jenis baja ini banyak digunakan pada industri kimia yang memiliki standar tinggi terhadap pengaruh zat kimia termasuk juga korosi. Dengan diameter 40mm, jam ini terasa sangat idel besarnya bagi sebuah jam sport. Tidak terlalu besar, tapi juga tidak terlalu kecil. Pas!

Pada caseback masih terdapat segel sticker plastik dari Rolex. Untuk jam-jam keluaran baru, olex tidak lagi menggunakan segel hologram berwarna hijau yang ditempel pada caseback dan diganti dengan segel plastik transparan. Pada claps masih juga menempel segel plastik berwarna merah. Gambar dibawah adalah perbandingan antara 2 buah jam Submariner non date dan date. Kedua jam tersebut keluaran tahun yang saa yaitu 2008. Sama gagah-nya!

Target berikutnya...hmmm..mungkin Rolex Explorer dial putih! nabung lagiii...

Jumat, 07 Agustus 2009

ROLEX 1675 GMT Master Ca.1979

Sudah lama sebenarnya saya punya keinginan untuk setidaknya memiliki satu saja Rolex sport vintage. Tapi karena harga saat itu untuk sebuah Rolex sport vintage jauh dari jangkauan kantong, maka keinginan selalu tertunda. Di saat yang tidak disangka salah seorang teman baik saya yang memiliki sebuah kios jam memberikan saya jam ini: Rolex GMT 1675 produksi tahun 1979. Saat saya lihat saya kira itu adalah GMT keluaran tahun 80-an karena kondisinya masih sangat bagus.

Teman saya bilang bahwa Rolex ini kondisinya memang masih sangat bagus dengan kondisi rantai masih utuh belum terpotong. Kondisi dial dengan finishing matte black dengan indeks dot berwarna putih, masih sangat bagus begitu juga dengan jarum jam, menit dan detik. Rolex ini sering disebut sebagai Rolex Pepsi karena warna bezel yang terdiri dari 2 warna yaitu merah dan biru. Warna biru untuk menunjukkan waktu malam dan dini hari, sedangkan warna merah menunjukkan waktu pagi, siang dan sore hari.

Kondisi bezel masih sangat baik dan warnanya belumlah pudar, kemungkinan bezel ini sudah diganti pada saat jam ini di service di RSC (Rolex Service Centre). Casing terutama bagian dalam dan caseback belum ada tanda-tanda keropos seperti yang biasa dialami oleh jam-jam vintage. Ini juga salah satu bukti kalau si pemilik awal merawat dengan baik jam ini.

Tipe Rolex GMT master terutama yang vintage banyak diburu oleh penggemar jam antik sebagai salah satu jenis jam yang kolektibel. Bahkan GMT master generasi sebelumnya dengan bentuk crown guard meruncing (pointed crown guard) harga-nya bisa jauh melampaui harga GMT master keluaran baru. Karena itu salah seorang rekan saya bilang sebaiknya kalau mau menyimpan Rolex sport vintage yang value-nya akan baik di masa depan, salah satunya adalah menyimpan Rolex jenis ini (1675). Kecenderungan harga-harga Rolex GMT vintage di pasar lar negeri sudah mulai menaik lagi setelah sempat turun karena efek dari krisis global.

Jam ini memang menjadi salah satu Cult Desain pada dunia horology karena itu desainnya bisa menjadi klasik dan tidak hilang ditelan jaman. Herannya, tipe GMT master vintage yang lebih disenangi apabila kondisinya sudah terlihat menua dengan perubahan warna pada bezel dan dial. Kaca mika pada jam ini juga membuat aura jam menjadi lebi klasik dan 'hangat'.




Sabtu, 25 Juli 2009

ROLEX Thunderbird 6609 Black Dial

Rolex pertama kali memperkenalkan tipe Datejust Thunderbird pada pertengahan tahun 50-an. Perbedaan utama adalah pada penggunaan bezel yang timbul dan dapat berputar (Turn-O-Graph bezel). Nama Thunderbird sendiri melekat setelah Skuadron Akrobatik Thunderbird (milik Angkatan Udara AS) memilih Rolex ini sebagai jam resmi mereka. Reference pertama yang diproduksi adalah ref.6309 yang hanya dibuat selama 2 tahun saja sampai tahun 1956. Tipe penggantinya adalah ref.6609 yang memiliki movement berbeda yaitu cal.1065 yang merupakan movement terbaru dari Rolex pada saat itu. Ref.6609 inipun tidak diproduksi lama dan pada tahun 1960, Rolex mengeluarkan versi 'modern' dari Turn-O-Graph (atau Thunderbird) yaitu ref.1625 yang terus diproduksi sampai tahun 1977.

Thunderbid dalam koleksi ini merupakan Thunderbird generasi kedua yaitu ref.6609. Thunderbird ini memiliki warna dial yang jarang sekali ditemui pada tipe thunderbird yaitu hitam. Si empunya jam ini sebelumnya selalu memberikan secara rutin ke RSC (Rolex Service Centre) untuk pemeliharaan. Dan pada saat service terakhir (tidak tahu kapan tepatnya), RSC mengganti satu set dial dengan jarum jam. Penggantian ini kemungkinan karena sudah tuanya usia jam yang menyebabkan kondisi dial dan jarum sudah tidak bagus lagi. Penggantian lain adalah pada lempengan penunjuk tanggal. 6609 awalnya memiliki 2 warna untuk tanggal yaitu merah dan hitam. Tanggal pada jam ini diganti menjadi hitam semua seperti pada seri Datejust umumnya.

Dial pengganti yang dipilih adalah berwarna hitam doff (matte black dial) sehingga sangat berbeda sekali dengan penampilan Rolex biasa yang kebanyakan menggunakan dial jenis glossy (mengkilat). Kalau anda perhatikan indeks pada dial juga berukuran lebih besar dari indeks batang umumnya, dan bagi saya ini malah menjadi semakin menarik dan unik! Semula saya mengira kalau jam ini dial-nya diganti dengan menggunakan dial milik ref.1601 namun ternyata tidak bisa. Dial Thunderbird dibuat lebih kecil dari dial seri Datejust umumnya. Hal ini dilakukan oleh Rolex karena bezel pada Thunderbird cukup lebar sehingga kalau tetap menggunakan desain dial datejust biasa, maka diameter Thunderbird akan menjadi besar. Apabila dipaksakan dial 1601 masuk dalam casing thunderbird maka akan ada tulisan atau indeks bar yang tertutup oleh casing.

Ciri khas dari Thunderbird ref.6609 produksi tahun 1958 ini dan generasi setelahnya adalah bentuk caseback yang lebih cembung. Ini disebabkan karena desain movement-nya yang memang lebih tebal dari movement generasi setelahnya. Jam ini memiliki caseback yang masih sangat bagus dengan gerigi yang masih tajam. Ini salah satu bukti kalau jam ini dirawat dengan baik dan menggunakan tools yang tepat dan benar untuk membukanya. Saya langsung memasangkan Rolex ini dengan leather strap merk Lorenzo (yang terbaik yang saya dapat) dengan desain strap yang sangat klasik. Kemudian saya belikan buckle Rolex generik sewarna dengan bezel jam ini. Perpaduan antara jam dengan kombinasi dial hitam dan emas, ditambah lagi dengan tali kulit hitam membuat penampilan Thunderbird ini menjadi sangat menarik!

Selasa, 20 Mei 2008

SEIKO Diver 6306

Seiko Diver vintage selalu menarik perhatian saya. Setelah mendapatkan Seiko Diver generasi kedua dengan Cal.6105, hari minggu lalu saya mendapatkan Seiko Diver generasi selanjutnya (generasi ke-tiga) yaitu cal.6306 dari orang yang sama dan di tempat yang sama juga.

Banyak orang yang bingung dengan 2 jenis Seiko Diver yang sama bentuknya yaitu Seiko 6306 dan 6309. Mr. Tokunaga sebagai desainer dari Seiko Diver ini mengatakan bahwa kedua tipe ini mulai diproduksi pada tahun 1976 di pabrik Seiko Suwa Seikosha. 6306 mirip dengan sepupunya 6309, dan perbedaan ada pada beberapa hal:
1. 6306 hanya dibuat untuk pasar domestik Jepang sedangkan 6309 untuk manca negara
2. 6306 memiliki 21 jewels dengan 21,600 bph sedangkan 6309 17 jewels
3. 6306 sudah menggunakan hacking mechanism
4. 6306 menggunakan bahasa Inggris dan Kanji untuk penunjuk hari.

Seiko dalam koleksi ini begitu memikat hati saat pertama kali melihatnya. Index yang berbentuk bulat dan segitiga semua sudah mulai menguning tanda penuaan pada radium. Kemungkinan jam ini dulunya sering digunakan sehingga sering terekspos oleh sinar matahari. Jarum jam dan menit sudah mulai berubah warna juga sehingga terkesan kotor.

Kondisi dial sangat mulus dan tidak ada cacat sedikitpun dan ini menunjukkan bahwa jam ini belum pernah kemasukan air atau setidaknya berembun yang dapat merusak dial. Casing dan bezel juga masih sangat baik.

Ukuran jam ini sekitar 42-43mm dan apabila dikenakan masih terlihat kebesaran di tangan kiri saya. Memang kalau udah jodoh nggak akan kemana-mana. Jam ini sebenarnya tidak ditawarkan ke saya dan diletakkan di pinggir tertutup oleh jam-jam yang lain. Tapi begitu saya lihat sedikit casing dan bezelnya saya yakin bahwa saya menemukan salah satu "mutiara" Diver yang saya cari-cari: SEIKO 6306!

Minggu, 20 April 2008

SEIKO 6138 0020 Tokei Zara. Rare item!

Salah satu HOT ITEM! dalam jajaran tipe SEIKO automatic chronograph: 6138 0020. Tipe ini menggunakan automatic movement cal.6138 dengan 2 sub registers yang berbeda dimensi lingkarannya. Tipe ini sering disebut sebagai TOKEI ZARA, sampai saat ini saya masih belum dapat info mengenai asal-usul nama ini.

Tipe Seiko ini menggunakan basis casing yang mirip dengan Seiko Helmet hanya saja ukurannya lebih besar (diameter 42mm tanpa crown) dengan ketebalan 14mm. Tipe ini hanya dibuat khusus untuk pasar Jepang karena itu pada dial selalu tertulis Speedtimer. Dalam forum-forum seiko, tipe ini sering dikatakan sebagai salah satu jenis automatic cheonograph yang langka, terutama dalam kondisi yang masih bagus dan berjalan normal.


Minggu, 23 Maret 2008

SEIKO 1st World Time Black Dial

Sebelumnya saya sudah memiliki salah satu milestone dari Seiko ini. Seiko pertama kali membuat tipe worldtime dengan penambahan fungsi GMT pada tahun 1964. Tipe pertama ini menggunakan automatic movement cal.6217, sama dengan yang digunakan pada versi jam diver pertama mereka.

Seiko mengeluarkan 2 versi tipe GMT pertama ini: dengan dial silver dan dark grey atau cenderung ke warna hitam. Penantian dan pencarian tipe kedua dengan dial dark grey/ black akhirnya berakhir setelah saya menemukan tipe yang saya cari. Kondisi dial masih sangat bagus, hanya saja ada beberapa angka pada penunjuk GMT sudah mulai pudar. Wajarlah untuk jam dengan usia lebih dari 40 tahun.


Akhirnya Seiko Worldtime 6217 saya mendapatkan soulmate-nya dan pada hari sabtu lalu berhasil disandingkan..

Senin, 04 Februari 2008

MIDO Matic Alarm Watch ca.1972

Jam alarm sangat identik dengan Vulcain dengan product Cricket-nya. Vulcain sudah memulai produksi jam alarmnya sejak tahun 50-an dengan movement manual winding. Pada tahun 70-an banyak bermunculan jam-jam dengan penambahan fungsi alarm namun dengan movement automatic. Salah satunya adalah jam ini: MIDO Matic alarm.

Penampilan jam Mido ini kelihatan sporty dengan dial face dan jarum jam berwarna silver dan khusus untuk penunjuk jam alarm berujung lancip berwarna hitam.

Movement yang digunakan dibuat oleh A. Schild cal.5008 yang merupakan automatic alarm movement dan memiliki 25 jewels. Movement ini adalah movement pertama dan hanya satu-satunya yang memiliki 2 barrel automatic alarms (dua mainspring). Movement ini banyak dibilang sebagai high grade untuk alarm mekanikal movement karena memiliki vibrasi 28,800 bph, sehingga jalannya sangat halus. Movement ini diperkenalkan kepada publik sekitar awal tahun 1970 dan hanya dibuat beberapa tahun saja dengan total produksi sekitar 175,000 buah movement yang dipergunakan oleh beberapa brand. Movement ini merupakan dasar dari movement alarm yang kini digunakan oleh beberapa brand seperti: Girard-Perregaux, Maurice LeCroix, Mont Blanc, dll.

Selasa, 01 Januari 2008

New year's gift for my self!

Tahun 2007 sudah berlalu dan tahun 2008 memasuki hari perdana. Sudah banyak jam dari berbagai merek baik antik maupun non antik yang keluar masuk (baca: beli dan jual) koper jam saya. Hari pertama di tahun 2008 saya mulai dengan meng-akuisisi sebuah jam antik klasik: ROLEX Oysterdate Precision 6694.

Sudah lama saya menunggu untuk mendapatkan jam ini. Saya jatuh cinta karena penampilannya yang klasik dengan dial berwarna black matte (tidak mengkilat) dan pengunaan index baton dan hands (jarum) berwarna gold. Rolex ini bermovement manual dan bila dilihat dari serial number jam ini: 266 XXXX, diproduksi sekitar akhir tahun 60-an (1968-1969). Namun penampilannya secara keseluruhan sangat baik dan mulus.

Tahun 2008 telah saya awali dengan mengenakan Rolex klasik ini dan mudah-mudahan tahun 2008 ini saya bisa menambah koleksi saya dengan jam-jam antik yang lebih menarik!


SELAMAT DATANG 2008 !

Rabu, 31 Oktober 2007

SEIKO 1st World Time watch ca.1964

Saat banyak produsen jam mengeluarkan versi jam world time, SEIKO juga mengeluarkan tipe jam yang sama pada periode awal tahun 60-an. Saat itu Seiko World Time menggunakan movement automatic cal.6217 dengan 17 jewels dan 18,000 bph, movement dengan calibre ini hanya diproduksi sampai tahun 1968 saja. Pada tahun 1965 movement ini juga digunakan pada jam diver pertama Seiko yang saat ini sering disebut sebagai salah satu "The rarest diver watch".

Seiko world time ini menuliskan 30 nama kota di dunia di inner bezelnya dan pada bagian dalam terdapat penunjuk waktu 24 jam yang ditunjukkan dengan jarum berwarna hitam. Seiko mengeluarkan 2 jenis dial yaitu warna gelap (hitam atau abu-abu tua?) dan silver dengan kombinasi bezel putih. Setelah produksi cal.6217 dihentikan, Seiko world time menggunakan movement baru dengan cal.6117. Pada desain dial awalnya hanya perubahan kecil yang dilakukan. Misal, warna jarum GMT dirubah menjadi warna merah dan tulisan World time diletakkan di atas angka 6. Kalau pada generasi pertama, Tulisan World time diletakkan dibawah tulisan Seiko dan diatas angka 6 dituliskan Automatic Diashock 17 jewels. Gambar dibawah adalah Seiko World Time generasi ke-2.

Ukuran jam ini cukup besar, sekitar 38mm dengan peletakan crown di posisi angka 4. Untuk memutar inner bezel adalah dengan memutar crown bisa ke bawah dan keatas. Saat ini Seiko World Time generasi pertama ini termasuk jenis Seiko yang langka dan semakin banyak kolektor yang mencarinya.

Kamis, 25 Oktober 2007

Hewlett Packard 01 Calculator Watch from 70s

Rare "Nerd" LED watch from late 70s

Sepintas kalau anda lihat jam ini tidak berbeda dengan jam ABG yang banyak beredar dan dijual dari toko-toko di mall sampai di kaki lima. Tapi kalau anda perhatikan secara seksama, jam ini sungguh jauh dari jam mainan. Coba perhatikan penjelasan dibawah.

Jam ini awalnya diproduksi oleh perusahaan alat-alat elektronik Hewlett Packard (HP) pada tahun 1977 – 1980 dan dinamai HP model 01 (HP-01). Jam ini bukan hanya menggabungkan fungsi jam dan kalkulator saja namun banyak proses komputasi yang bisa dilakukan. Dial jam ini memiliki 28 tombol-tombol kecil. 4 tombol diantaranya dibuat menonjol agar mempermudah si pengguna mengoperasikannya. Tombol-tombol itu adalah D (Date), A (Alarm), M (Memory) dan (T) Time. Tombol-tombol lain dapat dioperasikan dengan menggunakan stylus atau ujung ballpoint.

Total produksi jam yang dibuat adalah sebanyak 50,000 buah. Pertama kali jam ini dijual dengan harga US$650 untuk versi stainless steel dan US$750 untuk versi gold plated. Harga ini meningkat pada bulan July 1978 menjadi US$695 dan US$850. Saat diperkenalkan ke public, HP-01 hanya dijual di toko-toko jam tertentu saja dan bukan melalui jaringan tokonya. Pada saat itu jam ini termasuk jam yang sangat mahal (harganya yang versi gold filled menyamai harga Rolex pada saat itu). Hampir dari separuh produksi HP-01 dibeli oleh Pangeran dari Arab Saudi. Tidak ada keterangan yang menjelaskan alasan mereka membeli jam ini dalam jumlah banyak.

Hewlett Packard juga menjual sebagian dari jam ini kepada para pegawainya dengan harga yang sangat miring, US$180 saja. Seiring perjalanan waktu, jam HP-01 ini mulai dikategorikan sebagai barang langka dan banyak orang yang mencarinya untuk dikoleksi. Kondisi ini membuat para pegawai HP yang membeli jam ini dengan harga murah, menjual jam-nya ke para kolektor. Harganya menjadi cepat melejit dan bahkan bisa melebihi harga saat pertama kali dijual ke public. Minggu lalu sebuah jam HP-01 versi steel terjual di ebay dengan harga terakhir diatas US$1,200 dan versi gold diatas US$2,000!

Tampilan fisik
Ukuran jam ini cukup besar dan tebal. Desain lampu LED (Light Emitting Diode) berwarna merah dan warna dominannya adalah hitam, sehingga sepintas jam ini seperti sebuah gadget karena penunjuk jam tidak menyala apabila tombol tidak dipencet. Rantainya terbuat dari solid stainless steel dan nyaman untuk digunakan. Bracelet ini mirip dengan yang digunakan di jam Omega Chrono quartz edisi Olympic Montreal. Sambungan antar bagian pada rantai juga begitu halus sehingga tidak seperti rantai jam lain yang sangat jelas terlihat pin pada sambungannya.

Jam ini memiliki 6 chips yang ekuivalen dengan 38,000 transistor yang disupport oleh 3 buah baterai. 2 buah baterai digunakan khusus untuk display dan sisanya untuk sirkuit. Untuk menyalakan display memang membutuhkan energi banyak, karena itu display selalu dalam keadaan mati dan ketika kita ingin mengetahui jam, maka tekan tombol T dan lampu LED display akan menyala merah.

HP-01 memiliki tingkat keakuratan sebanyak 30 detik pertahun ketika keluar dari pabrik dan dapat dikalibrasi apabila terjadi goncangan yang ekstrim atau karena factor usia. Kalau dikenakan, jam ini sangat eye catching karena bentuknya yang besar dan tampilan dial yang didominasi warna hitam.

Minggu, 07 Oktober 2007

PRECISTA G10 British Military

Saat jalan-jalan di Taman Puring, saya melihat dengan tidak sengaja jam PRECISTA G10 military ini. Bentuknya seketika menarik saya dan meminta si penjual untuk mengeluarkan jam itu agar saya bisa melihatnya lebih dekat. Saya tertarik terutama karena ukurannya yang cukup besar 36mm dan terutama sekali dialnya yang Military sekali dengan penggunaan arabic number 1-12 yang berukuran besar, lebih besar dari jam-jam militer yang pernah saya lihat. Dan yang membuatnya lebih menarik adalah penggunaan material Tritium untuk index dan dot pada dial.

Semula saya kira ini adalah jam palsu, namun setelah saya lihat grafiran di belakang casing-nya saya baru tahu bahwa ini adalah otentik jam militer tentara Inggris. Pertama dengan adanya kode huruf T pada dial dan kedua adalah tulisan angka-angka yang merupakan stock code logistic British army dan logo broad arrow pada case back (lihat gambar dibawah).

Precista ini bernama G10 dan ber-movement quartz dengan menggunakan mesin quartz buatan Swiss dengan ketebalan 11mm dan panjang lug to lug 44mm. G10 merupakan kode pada sebuah form Logistik tentara Inggris G1098A. Form ini merupakan pemberitahuan kepada setiap prajurit Inggris mengenai keperluan logistik apa yang dia dapat (termasuk jam tangan) dan kewajiban untuk mengembalikan pada saat selesai bertugas. Kode G10 ini juga digunakan beberapa merek jam yang digunakan oleh tentara Inggris seperti CWC, Seiko, Pulsar dan Citizen Aqualand. Namun G10 yang dibuat oleh Precista memiliki ketebalan casing yang lebih tebal dibandingkan dengan merek lain dan ini yang membuat jam ini menjadi lebih berat.

Precista adalah manufaktur jam khusus militer pada tahun 80 dan 90an. Mereka memperoduksi jam-jam militer untuk Diver, chronograph dan jam lapangan. Precista hanya memproduksi setiap item hanya sedikit saja dan hal inilah yang membuatnya menjadi langka dan dicari-cari oleh para pencinta dan kolektor jam-jam militer (yang otentik).

Jumat, 05 Oktober 2007

OMEGA Seamaster Calendar Bumper

Omega seamaster calendar ini merupakan versi (produksi) pertama dari Seamaster calendar. Ciri khas-nya adalah peletakan tanggal di posisi angka 6. Tipe ini saat ini semakin langka karena tipe ini hanya diproduksi dalam waktu yang hanya beberapa tahun di awal tahun 50-an, sampai kemudian seamaster calendar keluar kembali dengan peletakan tanggal di posisi angka 3 sampai sekarang.

Movement yang digunakanpun masih tergolong mesin lama yaitu automatic movement cal.354 dengan 17 jewels. Movement ini juga digunakan pada seri constellation dengan terlebih dulu melalui uji chronometer. Mesin bumper (atau orang menyebutnya mesin "dik-dok") ini kemudian diganti dengan mesin baru yang sudah full rotor yaitu cal.503 dengan peletakan tanggal di angka 3. Dengan diameter 35,5mm dan panjang lug to lug 43mm membuat jam ini terlihat manis di tangan.


Dial face jam ini terdapat cross hair (garis melintang di tengah) sebagai salah satu ciri khas desain yang banyak digunakan oleh jam-jam produksi tahun awal 50-an. Warna dial putih susu dan masih original. Warna index dan jarum adalah gold sehingga berkesan sangat klasik. Karena faktor usia, di beberapa tempat pada dial warna cat-nya sudah terkelupas. Namun casing kondisinya masih sangat baik. Bila anda penggemar Omega, sudah selayaknya anda memiliki seri produksi pertama dari Omega seamaster ini.