Rabu, 03 Maret 2010
OMEGA Seamaster Automatic Cal.503
Rabu, 23 Desember 2009
OMEGA Seamaster Rose Gold Capped
Selasa, 03 November 2009
OMEGA Seamaster Diver 300m Ref.2254.50
Dengan diameter 42mm, jam ini terasa pas di tangan, tidak terlalu besar ataupun kekecilan. Desain rantai juga nyaman. Sayangnya Omega membuat desain rantai yang tidak bisa digeser-geser untuk menyesuaikan dengan besar pergelangan tangan. Untuk menyesuaikan harus dipotong dan biasanya sisa potongan seringkali hilang.
Minggu, 18 Oktober 2009
OMEGA Seamaster Cal.501
Omega cantik ini menggunakan automatic full rotor movement cal.501 yang diproduksi sekitar tahun 50-an. Gambar dibawah memperlihatkan koleksi cal.501 lain yang saya miliki sebelumnya yang memiliki tektur dial yang unik.
Senin, 12 Oktober 2009
Omega Speedmaster Professional Pre-Moon and Moonwatch
Caseback
Desain caseback Speedy Moonwatch selalu menuliskan "THE FIRST WATCH WORN ON THE MOON...", sebagai pegingat bahwa Omega berperan serta dalam misi pertama manusia ke bulan. Sedangkan pada Speedy Pre-Moon tidak ada tulisan apa-apa hanya logo dan tulisan SPEEDMASTER karena memang saat itu Omega belum secara resmi dipilih oleh NASA sebagai salah satu partner mereka. Untuk Speedy Moonwatch generasi baru bahkan membuat case back menjadi transparan.
Kedua jam dalam posting ini masih menggunakan kaliber movement yang sama yaitu Cal.861 yang merupakan pengembangan dari movement Lemania Cal.1873. Gambar movement 861 di bawah merupakan finishing dari Cal.861 pada era awal tahun 90-an. Omega mengganti finishing movement 861 mereka yang semula pink gold plated menjadi yellow gold plated pada tahun 1992, dan kemudian berganti lagi menjadi rhodium plated pada tahun 1996 seiring dengan diluncurkannya generasi movement Moonwatch yaitu Cal.1861.
Speedy moonwatch pada posting ini menggunakan model rantai baru. Ciri khususnya ada pada garis yang memisahkan antara balok-balok rantai yang berada di tengah. Kalau saya pribadi lebih menyukai desain rantai Speedy yang lama. Dengan diameter 42mm jam ini kelihatan mantap dan maskulin namun tidak menghilangkan kesan klasik walaupun dibuat pada tahun 90-an sekalipun.
Kamis, 01 Oktober 2009
OMEGA Speedmaster Automatic Cal.1045
Bermula pada tahun 1974, Omega mengeluarkan sekaligus 5 varian dari seri Speedy automatic ini dan yang pertama adalah Speedy dengan nomor referensi 176.0012 ini. Desain casing 0012 ini masih menggunakan casing dari Speedy mark 4, karena itu banyak orang yang mengatakan kalau 0012 ini disebut juga Speedy Mark 4.5. Tipe ini termasuk tipe yang masih sering dijumpai dalam keadaan baik, seperti 0012 dalam koleksi saya ini.
Pada caseback terdapat logo seamonster dan tulisan Seamaster, karena memang casing ini adalah casing Seamaster. Lugs lebar 22mm. Kondisi caseback dan casing jam ini masih jelas serat-serat bajanya walaupun ada beberapa goresan bekas gesekan pada terutama pada sisi casing. Kondisi kristal masih sangat baik dan bersih.
Sabtu, 29 Agustus 2009
Komparasi Omega Flightmaster Cal.911 dan Seamaster Chronograph Cal.1040
Kedua Omega memiliki desain dial yang unik. Omega FM memiliki desain dial 2 lapis dimana lapis pertama berupa inner bezel yang dapat berputar dengan menggunakan crown yang berada disisi kiri casing. Yang menarik dari dial FM ini adalah minute track yang dibuat lebar dengan warna putih dan pola minute index yang dibagi menjadi minute index yang lebih kecil dan berselang seling atas-bawah sehingga terlihat seperti pola geometris pada lomba Formula 1. Warna dial utama FM adalah coklat tua (mulai terlihat agak memudar karena proses oksidasi) yang dikombinasikan dengan warna sub register chronograph berwarna matte black sehingga pembacaan sub register menjadi lebih jelas karena perbedaan warna yang kontras. Indeks menit utama FM dilapisi oleh Tritium karena itu pada posisi angka 6 terdapat tulisan T SWISS MADE T. Perbedaan warna jarum jam-menit, jarum chronograph dan jarum GMT dibuat untuk memudahkan pembacaan.
Seamaster chrono memiliki warna dial yang menarik (biru tua) dan sering disebut sebagai Deep Blue. Konstruksi dial juga 2 lapis dimana lapis pertama merupakan penunjuk Tachymeter yang berwarna biru kehitaman. Desain dial dibuat asimetri dengan peletakan 2 fungsi sub register di kiri dan sebuah sub register lagi di bawah. 2 sub register di kiri dibuat bertumpuk yang ditunjukkan oleh jarum (untuk penunjuk detik) dan disc (lempengan) dengan gambar segitiga kecil berwarna biru untuk penunjuk am-pm. Pengukur menit menggunakan jarum besar berwarna orange denga ujung jarum berbentuk pesawat terbang yang menumpuk dengan jarum detik besar yang sewarna (pada gambar diatas terlihat seperti hanya ada 1 jarum orange).
Kedua jam ini menggunakan desain casing yang mirip yang disebut sebagai VOLCANO CASE, karena bentuknya yang mirip gunung berapi. Kalau saya menyebutnya sebagai casing TUMPENG TERPANCUNG. Konon casing jenis ini sulit sekali dibuat karena membutuhkan waktu yang lebih lama dan rumit daripada membentuk casing konvensional. Karena itu dalam sebuah forum Omega ada yang mengatakan bahwa tipe casing ini sulit untuk dipalsukan. Casing pada Seamaster chrono terlihat lebih tinggi beberapa mm. Dengan tinggi casing 17mm membuat jam ini terlihat sangat unik. Desain casing yang sama juga dibuat oleh seiko dalam produk chronograph automatic mereka seperti Helmet dan Tokei Zara.
Omega FM memang lebih rendah tapi penampangnya lebih panjang dan lebar. Gambar dibawah menunjukkan perbedaan itu.
Case back FM hanya terdapat gambar pesawat dan tulisan FLIGHTMASTER sedangkan pada Seamaster hanya ada logo Seamonster dan tulisan SEAMASTER. dan logo Omega.
Secara fisik, keduanya tetap sama-sama eye catching karena dari desain dial dan casing. Bagi sebagian orang Omega FM tidak nyaman dikenakan karena posturnya yang lebar dan bobotnya berat. Sedangkan untuk saya pribadi, saya malah lebih merasa tidak nyaman bila memakai seamaster chrono karena desain casing yang tebalnya 17mm dengan ujung mengecil membuat jam seperti tdak stabil saat dikenakan. Apalagi saat mengenakan kemeja lengan panjang, jam ini akan selalu nongol di ujung lengan.
Jumat, 21 Agustus 2009
OMEGA Flightmaster Manual Wind Cal.911
Omega Flightmaster (FM) sejatinya dibuat untuk para penerbang karena itu dinamakan Flight master. Namun pada banyak bukti sejarah berupa foto, ternyata jam ini juga banyak digunakan oleh para profesional lain. Gambar diatas adalah Alexei Leonov, salah seorang kosmonot Rusia, terlihat mengenakan Omega Flightmaster (FM) selama training sebagai salah satu awak dalam program kerjasama Amerika dan Rusia ASTP (Apollo-Soyuz Test Project). Belum bisa dipastikan apakah Omega FM tersebut juga dikenakan saat berada di ruang angkasa karena saat foto lain diambil dalam kabin pesawat, dia terlihat mengenakan Omega speedy pro sebagai jam resmi NASA.Casing FM ini dibuat seperti model kerucut terpotong atau seperti bentuk gunung terpotong dan bentuk ini biasanya disebut sebagai 'volcano case'. Caseback terdapat grafir bentuk pesawat terbang. Rantai yang dipakai memiliki lebar lugs 22mm dan tidak banyak jenis Omega yang menggunakan rantai dengan lebar lugs seperti ini. Dalam beberapa brosur Omega lama tidak semua FM menggunakan rantai, juga terdapat Omega FM yang menggunakan tali kulit.
Bagi saya sendiri jam ini merupakan salah satu 'jam impian' kaena selama ini saya hanya bisa melihat melalui gambar di internet. Salah satu hal yang saya sukai dari FM ini adalah kondisi dialnya yang masih tuh dan mulus. Dial bagian tengah berwarna abu-abu tua cenderung ke arah coklat. Jarum warna orange sudah mulai sedikit pupus dan berubah warna kearah kekuningan. Diameter jam ini cukup besar yaitu 42,6mm tanpa crown dan tinggi sekitar 52,25mm. Tebal jam 15,6mm dengan berat 139 gram. Dengan dimensi dan berat seperti ini mungkin akan tidak terasa nyaman bagi orang yang kurus atau pergelangan tangannya kecil.