Tampilkan postingan dengan label Seiko 2. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Seiko 2. Tampilkan semua postingan

Rabu, 29 Oktober 2008

Trip to Palembang: Seiko Diver 7002-7001

Pagi ini dengan sedikit terburu-buru saya pergi ke airport karena harus ada urusan dinas ke Palembang. Istri saya yang bekerja di daerah Pluit saya ajak dalam satu taksi dan saya antar dulu ke kantornya. Hari ini saya dan istri saya sama-sama menggunakan jam Seiko Diver. Saya menggunakan Seiko Diver cal.7002 dan istri saya Seiko Lady Hi-Beat. We both love black dial watches!

Setelah taksi berhenti di Pluit saya melanjutkan perjalanan dengan taksi menuju Bandara. Jam menunjukkan pukul 07.45 dan flight saya ke Palembang jam 09.30, berarti saya masih punya banyak waktu.

Seiko Diver 7002 yang saya pakai ini merupakan tipe Seiko Diver generasi ke-V yang mulai diproduksi pada tahun 1988 sampai 1994. Dan 7002 yang saya pakai merupakan produksi tahun 1989. Seiko cal.7002 ini merupakan cikal bakal dari beberapa jenis tipe SKX yang mulai diproduksi pada tahun 1995 dengan kemampuan diver 200m. Sedangkan 7002 dan tipe sebelumnya memiliki kemampuan diver 150m. Seiko 7002 merupakan desain yang menggantikan seiko 6309 yang memiliki cushioned shaped. Perbedaan utama terletak pada desain casing yang lebih ramping (slimmed down), dan desain index 7002 menggunakan desain kotak sedangkan 6309 ber-index bulat.

Perbedaan utama dari tipe 7002-7001 adalah adanya tulisan 17 jewels pada dial dan tulisan MADE IN JAPAN yang terdapat di dasar bawah dial. Seri 7002-7001 memiliki casing dan dial yang dibuat di Jepang dengan movement cal.7002A dibuat di Singapura. Versi ini sama dengan tipe SKX yang menggunakan kode "J" pada jam-jam generasi selanjutnya seperti SKX007J dll. Kode "J" menunjukkan bahwa jam dibuat di Jepang.

Beberapa detil yang menunjukkan asal jam ini diproduksi bisa dilihat salah satunya pada pengunci rantai yang memiliki tulisan SEIKO JAPAN. Pengunci rantai juga masih menggunakan pengunci single folding calps. Jenis rantai menggunakan desain rantai jubille.

Pada case back terdapat logo ombak sebagai ciri khas jam diver, kode produksi, caliber dan serial number jam. Movement cal.7002 menggunakan 17 jewels dengan 21600 bph.


Jam 17.45 saya sampai di hotel setelah seharian mengunjungi beberapa kantor cabang di kota ini. Saya mendapatkan kamar yang nyaman dan sudah saatnya mengistirahatkan 7002 saya. Besok, jam yang lain akan saya pakai menjelajahi Palembang lagi...

Selasa, 21 Oktober 2008

Nice Afternoon Surprise: Seiko Diver 007!

Kejadian serupa dengan Orange Monster berulang lagi. Beberapa minggu belakangan saya punya keinginan untuk punya Seiko Diver SKX007. Keinginan ini timbul setelah saya ngobrol dengan seorang penggemar jam lawas yang pernah ditawari SKX007 dengan rantai model Oyster. Setelah perbincangan itu setiap kali berkunjung ke toko jam saya sempatkan melihat SKX007 untuk memantapkan hati apakah akan beli atau tidak.

Ndilalah (orang jawa sih..), tadi malam ada sms masuk ke hp saya dari seorang teman penggemar jam juga yang menawarkan jam yang sama. Wah kok ya pas lagi ya?.. setelah menanyakan beberapa hal untuk konfirmasi, penawaran itu langsung saya iya-kan.

Hari ini jam 11.25 siang, kurir yang membawa jam seiko datang. Dibungkus dengan hanya menggunakan amplop.

Setelah kurir pergi, saya buka dan saya dapati sebuah kotak berwarna hitam dalam kondisi yang masih bagus. Toko-toko jam di jakarta berbeda-beda dalam memberikan jenis kotak jam untuk membungkus Seiko yang dibeli. kadang terbuat dari plastik biru, transparan dan tipe seperti ini (mungkin inisiatif masing-masing toko).

Segera saya buka kotak tersebut dan saya mendapati ini: Seiko Diver 200m SKX007 dalam kondisi masih seperti baru! jam ini dibeli pada 30 Mei 2008. Jadi masih ada garansi sekitar 7 bulan lagi sampai Mei 2009. Saat saya terima jam ini masih bergerak dan menunjukkan jam yang sama dengan jam saat saya terima.

Seiko 007 merupakan salah satu jenis seiko yang paling banyak juga dimodifikasi terutama dial dan jarumnya sehingga dikenal juga Seiko Mod 007. Tipe ini juga banyak disukai karena desainnya yang klasik sekaligus maskulin. Diameter jam 41mm dengan ketebalan 13,2mm sehingga tidak begitu mengganggu saat dipakai. Dial abu-abu sangat tua (orang sering menyebutnya hitam) dengan penambahan pelapis Promethium 147 pada jarum jam sehingga terlihat terang dalam gelap.

Rantai model jubille (007 juga mengeluarkan tipe lain dengan rantai oyster) yang terbuat dari steel. Kaca menggunakan hardlex glass crystal. Mesin automatic cal.7S26 21 jewels dengan perputaran 21,600 bph. Bila dikenakan jam ini masih cukup nyaman karena bobotnya juga maksimal 137,55 grams.

Minggu, 19 Oktober 2008

SEIKO Sportmatic Jumbo Cal.7625

Seiko Sportmatic ini termasuk Seiko dresswatch terbesar yang pernah saya lihat. Para penggemar Seiko sering menyebutnya sebagai seiko sportmatic 'Jumbo' dengan diameter jam 38mm. Variasi dial bermacam-macam tapi mereka memiliki kesamaan selain ukuran yang besar yaitu penggunaan hidden crown di posisi angka 3. karena itu di foto atas crown tidak terlihat.

Menggunakan automatic movement cal.7625 yang memiliki 17 jewels, yang mulai diproduksi sejak pertengahan tahun 60-an sebagai pengganti dari Cal.820 karena sejak awal tahun 60-an Seiko merubah nama kaliber dari 3 digit menjadi 4 digit.

Hal menarik lain yang saya jumpai pada jam ini adalah desain lugs-nya (kaki-kaki) yang besar dan gagah. Desain ini menyerupai desain Omega Seamaster tahun 50-60an dengan desain heavy lugs-nya. Dial juga memiliki cross hair yang membuat seiko ini bertambah menarik penampilannya.


Minggu, 12 Oktober 2008

SEIKO 'Monaco' Automatic Chronograph

Para penggemar Seiko mengatakan bahwa Seiko tipe ini merupakan 'the must have' karena desainnya unik. Orang sering menyebut seiko ini sebagai Seiko 'Monaco' karena desain casing menyerupai Heuer Monaco di era 70-an.

Ada beberapa variasi desain untuk dial dan sampai saat ini saya baru bisa mendapatkan 2 buah. Koleksi yang terakhir ini memiliki warna dial biru tua dengan jarum sub register putih dan kuning (tumpuk).


Minggu, 07 September 2008

SEIKO 6139 7002 New Old Stock!

Sepulangnya dari Makassar hari sabtu lalu saya langsung menyambangi kios jam bekas di kaki lima milik teman saya. Begitu melihat saya datang dia langsung menyodorkan jam ini kepada saya. "Ini aku simpenin buat kamu", katanya. Saya kaget melihat betapa jam ini mulus sekali bahkan rantainya belum pernah dipotong. "Jam ini sejak dibeli tahun 70-an akhir jarang sekali dipakai dan hanya disimpan.

Kalau kondisinya tidak seperti ini mungkin saya tidak akan ambil karena saya sudah punya versi yang persis sama. Tapi kondisi seperti ini jarang ditemukan karena itu langsung saya ambil.


Semua serat di jam ini masih terlihat jelas dan belum pernah kena polesan.

Akhirnya seiko NOS ini saya sandingkan dengan 7002 versi birunya yang saya dapat dari seorang rekan penggemar Seiko juga.

Selasa, 02 September 2008

SEIKO ORANGE MONSTER

Perkataan "Kalau sudah jodoh pasti dapat" berlaku lagi kali ini. Setelah beberapa kali menjual Seiko Monster baik yang Orange dan Black saya akhirnya kepikiran untuk punya untuk diri saya sendiri. Saat itu saya membeli seiko monster dengan rantai dengan harga yang murah kalau dibandingkan dengan harga sekarang. Ternyata pasokan monster terhenti karena importir tidak mendatangkan tipe ini, bahkan saya cari sampai Surabaya pun ternyata tidak ada juga. Seorang teman malah cari sampai ke Kuala Lumpur tapi harga disana ternyata mahal sekali.

Suatu hari ada sms masuk yang mengatakan bahwa seiko monster sudah bisa ditemui di Pasar Baru dengan tali karet dan harga yang cukup mahal. Tapi karena sedang banyak yang cari jam ini laku keras bahkan si empunya toko mengatakan kalau dalam seminggu ini sudah berhasil menjual seiko monster 12 buah! Dia juga heran kenapa tipe ini laku keras..dan ini otomatis membuat harga menjadi lebih mahal (lagi)..

Akhirnya keinginan untuk membeli seiko orange monster saya tunda dulu karena harga demikian tinggi dan saya pikir kalau sudah jodoh pasti bisa saya dapat lah dengan jalan lain...

Ternyata tidak perlu menunggu lama, beberapa hari lalu seorang sobat penggemar jam sms ke saya bahwa dia akan menjual seiko orange monster-nya yang baru dibeli tanggal 28 Agustus lalu. Setelah basa-basi dan menanyakan harga akhirnya kesempatan itu saya ambil dan hari itu juga saya pulang kantor dengan pakai Seiko Orange Monster. Teman kantor saya yang melihat saya pakai jam ini bilang kalau jamnya keren banget!....

Seiko monster memang bukan tipe premium-nya seiko diver seperti marine master tapi tipe inilah (terutama yang orange) yang paling banyak dibicarakan di forum dan paling banyak di modifikasi terutama talinya yang diganti-ganti dengan berbagai macam warna dan tipe.




Minggu, 03 Agustus 2008

SEIKO Twin Quartz, Rare item!

Saya memang menggemari Seiko vintage dan berusaha konsisten untuk itu terutama seiko dengan movement manual ataupun automatic. Tapi saat saya jalan-jalan sabtu kemarin perhatian saya tertuju kepada suatu bentuk jam Seiko quartz yang menarik yang teronggok di dalam sebuah etalase kaca. Kondisi jam dalam keadaan mati. Ternyata Seiko ini adalah Seiko Twin Quartz, salah satu pencapaian penting Seiko di dunia horologi.

Seiko Twin Quartz dibuat oleh Seiko sebagai salah satu tuntutan adanya sebuah mekanisme penghitungan waktu yang super akurat karena saat itu (1978) Seiko merupakan Official Time Keeper untuk World Cup Football di Argentina. Pada saat diluncurkan, movement Twin Quartz ini merupakan the "World's first very-fine adjusted ultra-accurate Twin Quartz watch".

Seiko ini berpenggerak baterai dan disebut Twin Quartz karena (menurut Kohei-moderator Seiko di Time Zone), Seiko ini memiliki 2 mekanisme kristal quartz di dalamnya yang secara kontinu dan konstant saling melakukan 'adjustment' terhadap kinerja quartz yang lain. Karena itu jam dengan movement Twin quartz ini di-klaim hanya memiliki deviasi (+/-) sekitar 5 detik per tahun! Karena itu para penggemar jam quartz memasukkan Seiko Twin Quartz ini sebagai salah satu High End Quartz watches.

Sebelumnya saya pernah melihat sebuah Seiko Twin Quartz juga dengan desain yang lain di Pasar Johar Semarang, sayangnya seiko tersebut sudah tidak orisinil lagi movementnya dan sudah 'dicangkok' dengan mesin quartz biasa. Seiko TQ yang baru saya dapat ini berkaliber 9923 dan diproduksi pada tahun 1978 sebagai salah satu generasi awal dari Seiko TQ. Rata-rata desain Seiko TQ menggunakan solid link bracelet dimana rantai jam ini menyambung dan apabila kebesaran harus dipotong rantainya. Desain bracelet juga nyaman digunakan di pergelangan.

Desain Seiko TQ ini sangat sederhana dan berkesan minimalis. Dial berwarna biru tua cenderung ke hitam dengan pewarnaan indeks jam berwarna putih dan indeks menit berwarna hitam. Jarum juga di desain sangat sederhana berwarna putih. Pada dial tidak ada tulisan macam-macam hanya SEIKO dan SQ di bawah. Crown berbentuk octagonal tanpa ada hiasan apapun (polos). Tulisan TWIN QUARTZ dibuat pada bezel jam.

Ukuran jam berkisar 37mm, cukup besar untuk sebuah jam quartz. Case back relatif datar dengan cara membuka caseback yang tidak menggunakan putaran penuh tapi hanya menggeser kemudian angkat. Sebuah tulisan di sebuah forum mengatakan bahwa bezel pada Seiko ini terbuat dari solid 14K white gold.
Seiko TQ tidak dibuat dalam waktu lama dan berhenti produksi pada tahun 1981. Hal ini disebabkan karena biaya produksi untuk membuat seri TQ ini sangat tinggi sehingga harga jual ke konsumen juga tinggi. Selain itu, masyarakat Jepang saat itu juga tidak menuntut sebuah jam yang memiliki akurasi ekstra tinggi untuk sebuah jam sehari-hari kecuali untuk keperluan khusus seperti olah raga dll.

Dalam sebuah forum Seiko, tipe Seiko Twin Quartz digolongkan dalam very rare item karena selain produksi massalnya yang tidak banyak, juga karena kualitas pencapaian teknologi saat itu (dual quartz movement) yang merupakan pertama kali di dunia. Kualitas, keakuratan dan ketangguhan Seiko TQ disejajarkan dengan Grand Quartz dan King Quartz dan sama-sama digolongkan dalam High End Quartz Watches by Seiko.

Saat akan saya beli jam ini dipasangkan baterai baru dengan merk Maxell tapi herannya jam tetap tidak mau berdetik, kemudian baterai diganti dengan yang lebih bagus lagi merk Renata, setelah itu jam baru berdetik. Ini adalah jam Seiko quartz pertama dalam koleksi saya!

Rabu, 30 Juli 2008

Mission Completed: Seiko Bullhead Brown Face!

Akhirnya pada hari Rabu kemarin 'misi' untuk mengumpulkan dan melengkapi keluarga Seiko Bullhead Brown Face selesai sudah dengan hadirnya tipe terakhir Bullhead yang diberikan oleh seorang sobat penggemar jam kuno. Seperti diketahui (sampai saat ini), Seiko mengeluarkan beberapa varian tipe Bullhead atau 6138-0040 yaitu: Black face-blue sub dial, dan brown face. Khusus yang brown face ternya dibagi lagi menjadi tiga sub tipe yaitu: Tipe Speedtimer dan 5 Sports Speedtimer (yang hanya dibuat untuk pasar domestik Jepang) dan Tipe Automatic Chronograph biasa yang dibuat untuk pasar international.

Brown Face Speedtimer

Brown Face 5 Sports Speedtimer

Automatic Chronograph for International market


Nah, sekarang sudah lengkap semua varian Brown Bullhead!


Jumat, 25 Juli 2008

SEIKO 6139-6002: The Story

Apabila anda memang penggemar jam antik, ada beberapa hal yang harus terus anda latih apabila anda bepergian kemanapun terutama saat anda ke pasar atau ke tempat, yaitu:

1) Mata yang awas. Karena mata sangat penting untuk mendeteksi apakah ada jam-jam antik yang menarik perhatian anda saat anda keluyuran di pasar atau di manapun. Karena sudah lebih dari 10 tahun menggeluti hobi ini mata saya menjadi semakin awas dan 'waspada' apabila ada jam yang menarik perhatian saya.

Saat itu saya bersama beberapa rekan kerja sedang bermobil di daerah Rawamangun. Saat itu kami melewati deretan kios pembuat stempel, kartu undangan dll. Pandangan saya (yang katanya sudah terlatih itu) mendapati sosok menarik Seiko 6139 dengan dial kuning yang digantung di etalase yang berisi banyak piala dan sticker2. Dari penglihatan sepintas saya tahu warna kuning dan bezelnya masih bagus. Tapi saya tidak berhenti dan mobil terus untuk cari warung makan di daerah itu. Kebetulan restoran yang kami tuju jaraknya hanya 200 meteran dari kios ini. jadi begitu makan selesai saya buru-buru datangi kios stempel tersebut.

Dugaan saya benar karena seiko 6139-6002 ini masih memiliki dial dan bezel pepsi yang bersih dan rantai original! Namun saat itu jarum semua sudah diganti dengan jarum yang jelek. Jarum jam dan menit berjalan normal tapi fungsi chrono sama sekali mati bahkan kenop chrono bagian bawah macet. Apabila anda menemui keadaan seperti ini anda harus punya kemampuan yang kedua yaitu:

2) Perkiraan untung rugi untuk 'menghidupkan' jam, karena kadang kita menemui jam yang kita sukai namun dalam kondisi mati atau tidak sempurna. kalau harga yang ditawarkan masuk akal anda harus bisa menghitung-hitung (tentu tidak perlu diskusi dengan yang jual) perkiraan biaya yang akan keluar untuk menghidupkan kembali jam tersebut. Pada kasus ini saya sudah memiliki rencana: cari jarum jam aslinya, service mesin dan ganti semua kenopnya. Setelah menghitung-hitung akhirnya saya putuskan ambil jam ini dalam keadaan apa adanya (waktu saya beli jamnya sangat berdebu, entah udah berapa lama digantung disitu..).

Setelah proses kedua dilalui, anda harus punya hal yang ketiga ini yaitu:

3) Punya info/ jaringan/ kenalan tukang service yang jago, hal ini mutlak karena kalau anda beli jam tidak berfungsi sedangkan anda tidak tahu kemana harus dibawa namanya sia-sia. Besoknya saya langsung bawa ke tukang service langganan yang saya tahu dia bisa carikan parts untuk jam ini (jarum dan kenop lengkap). Setelah diskusi dan berikan pengarahan yang detil dan jelas karena kalau nggak tukang service itu akan 'berkreasi' sendiri dengan parts yang dia punya. Harus diberitahu pakem untuk jam ini harusnya pakai jarum dan kenop seperti apa dll. Setelah 1 bulan di opname akhirnya 6002 saya selesai dan sudah dibersihkan dari segala kotoran. Jarum diambil dari bangkai jam sejenis begitu juga kenopnya.

Pasti beda rasanya kalau kita beli jam antik sudah jadi tinggal pake dibandingkan dengan melalui proses seperti ini. Kemampuan nomor 2 adalah paling penting karena kalau kalkulasi kita salah kita nggak dapat jam tapi malah barang rongsok karena ternyata jam itu tidak bisa diperbaiki atau spare partnya sudah tidak ada (saya beberapa kali mengalaminya).

Sepulangnya dari tempat service saya coba pakai sebentar, cek semua fungsinya dan poles kristal hadrlexnya agar lebih sempurna, setelah itu.......masuk koper! dan bobok manis dengan sesama Seiko Automatic Chronograph lainnya!

Rabu, 23 Juli 2008

SEIKO 5 Sportsmatic 1st Edition ca.1966

Saya memang sejak lama menggemari jam Seiko Sport Vintage seperti Automatic chronograph, Diver dan GMT. Setelah mendapatkan King Seiko generasi awal tempo hari saya mulai tertarik dengan jam-jam Seiko non-sport vintage. Suati hari lebih dari setengah tahun yang lalu seorang teman sesama penggemar jam antik menunjukkan jam ini kepada saya. Namun saat itu saya tidak begitu memperhatikan dengan seksama. Sampai akhirnya minggu lalu teman yang sama memberikan jam ini kepada saya dan baru saat itulah saya memperhatikan dengan seksama. Wah! ternyata jam ini cantik sekali! sangat klasik dan elegan walaupun namanya adalah Sportsmatic..

Jam ini merupakan versi awal dari Seiko 5, sering juga disebut sebagai seiko sejuta umat karena begitu banyak diproduksi dengan desain yang sangat variatif. Movement yang digunakan adalah Automatic cal.6619. Movement caliber ini merupakan versi 'revisi' atau upgrade dari movement automatic pendahulunya yaitu cal.6606 yang diproduksi awal tahun 60-an.
Cal.6619 basis movementnya dari cal.6606 yang memiliki penambahan pada fungsi quick set date. Movement ini merupakan movement automatic pertama Seiko yang menggunakan fungsi quick set date dengan cara menekan crown. Mekanisme ini selanjutnya digunakan pada hampir semua movement automatic level menengah pada tahun 60 dan 70-an. Mekanisme quick set date ini merupakan terobosan besar bagi industri jam saat itu. Karena prestasi cemerlang tersebut Menteri Keuangan Jepang pada saat itu (1964) memberikan sertifikat "G" kepada movement ini dan ditetapkan sebagai salah satu "The Best Product of The Year" di Jepang.


Desain dial jam ini sangat sederhana karena mungkin teknologi saat itu belum memungkinkan Seiko untuk membuat desain yang lebih menarik. Semua tulisan dan logo masih menggunakan teknik print (sablon). Jarum di desain dengan model pedang (sword hands) sehingga tampilan jadi lebih klasik. Case back masih menggunakan sistem snap back sehingga untuk membukanya mesti dicongkel. Tertulis bahwa jam ini cal. 6619-7070 dan dibuat pada Desember tahun 66 (lihat nomor seri di case back: 6D17662). Diameter casing cukup kecil sekitar 35mm dengan ciri khas Seiko 5 yaitu meletakkan crown di posisi angka 4.

Karena faktor usia yang sudah mencapai 42 tahun, warna dial sudah sedikit berubah warna menjadi sedikit berwarna semua bleach atau krem. Menariknya adalah karena semua bagian pada dial warna nya sama ini menunjukkan bahwa dial jam ini belum pernah tersentuh air atau embun yang bisa mengakibatkan jamur. Seiko cantik ini saya dapat masih lenhkap dengan rantainya yang berdesain model Oyster. Hmmm...cantik nian!

Senin, 21 Juli 2008

SEIKO Automatic Chronograph Cal.7016

"Ada Seiko 7016 kondisi mulus dan rantai original, warna dial putih, minat pak?" begitu sms yang saya terima beberapa minggu lalu. SMS itu dikirim dari Semarang oleh seseorang yang saya tidak pernah tahu sosoknya dan hanya beberapa kali bicara di telepon. Minat saya langsung timbul begitu membaca sms itu. Setelah beberapa pertanyaan detail dan konfirmasi harga akhirnya saya setuju untuk mendatangkan jam itu untuk bergabung dengan sekitar 25 Seiko Automatic Chronograph lainnya.



2 hari berikutnya paket yang saya tunggu-tunggu datang di kantor. Dan secepatnya saya buka untuk mendapati Seiko baru saya. Ternya dialnya bukan putih tapi agak merah muda ke arah ungu! menarik sekali karena saya baru sekali ini melihat desain warna dial yang sedikit 'bunglon'. Desain seiko 7016 tidak sebesar kakak2nya 6138 dan 6139, mungkin diameternya hanya 37mm saja namun disitulah menariknya, jam ini jadi kelihatan cantik!



Saya periksa dengan seksama dan ya! jam ini sesuai dengan deskripsi yang disampaikan via sms. Rantai masih original bawaan tipe ini dengan desain yang unik karena masing-masing keping rantai dikaitkan dengan 3 buah 'gelang'. Movement dari caliber 7016. Caliber ini sebenarnya memiliki 2 sub register namun dijadikan 1 di bawah (posisi angka 6). Jarum bawah lebih lebar dan besar dari jarum atas. Sering saya lihat Seiko tipe seperti ini jarum sub registernya sudah diganti sehingga tidak cantik lagi. jarum jam dan menit sudah mengalami kerontokan radium di ujung-ujungnya. It's OK! karena hal ini bisa diperbaiki.


Kristal hardlex masih banyak goresan-goresan halus. Inipun masih OK karena teman saya bisa mengembalikan kilap mika hardlex ini menjadi seperti baru lagi. Bagi saya yang penting adalah kondisi dial. Dial masih bagus dan utuh dan movement ketika di reset masih normal. Well, apa lagi yang perlu dikhawatirkan? apakah jam ini langsung saya pakai?....seperti perlakuan untuk jam lain, jam ini langsung masuk koper dan saya hanya pakai ketika jam ini saya terima saja...