Tampilkan postingan dengan label Seiko 3. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Seiko 3. Tampilkan semua postingan

Kamis, 04 Februari 2010

SEIKO Lord Marvel 36,000 bph. Rare!

Saya teringat sekitar hampir 5 tahun lalu saat pertama kali saya melihat Seiko Lord Marvel. Saat itu saya bersama rekan sehobi mengunjungi seorang pengepul jam. Saat itulah saya meihat sebuah jam Seiko antik yang desainnya begitu sederhana, namun dibuat dengan sangat baik dari segi proporsi dan estetika. Namanya Lord Marvel. Walaupun kondisi jam Lord Marvel saat itu tidaklah begitu mulus, tapi dari auranya saya merasa bahwa ini jam bagus. Dan akhirnya saat itu, Agen M yang pergi bersama saat itu membeli lord marvel tersebut. Saat ini jam Lord Marvel yang pertama kali saya lihat sudah berpindah tangan ke rekan sesama hobi jam antik juga. Seiko Lord Marvel kedua yang saya lihat adalah milik rekan sehobi dari Bandung yang sengaja membeli jam itu lewat ebay. Kondisinya luar biasa, mendekati New Old Stock. jam tersebut sudah saya tampilkan dalam posting saya sebelumnya mengenai GTG di Bandung. Saya tdak menyanka kalau siang ini saya akirnya melihat Lord Marvel ketiga selama saya menggeluti dunia horologi sejak tahun 1997, dan akhirya Lord Marvel ini bisa saya miliki!

Seiko Lord Marvel adalah salah satu tipe high-end dari Seiko yang memiliki movement setara Grand Seiko, yaitu 36,000 bph. Lord Matic juga merupakan jam high-end Seiko pertama kali yang dibuat sebelum Seiko meluncurkan tipe Grand Seiko dan King Seiko. Kemudian Seiko tetap memproduksi tipe ini sampai tahun 70-an dengan tidak melakukan banyak perubahan, kecuali pada movement dan variasi dial. Lord Matic yang saya miliki ini diproduksi Bulan Februari 1970. Sama dengan tahun kelahiran saya!!

Seiko ini menampilkan desain jam tangan kelas premium: desain casing sangat klasik dengan diameter 36mm tanpa crown. Bentuk crown yang lebar serta selalu tidak diberi tulisan Seiko (un-signed), entah kenapa semua Seiko Lord marvel memiliki crown yang polos seperti ini. Jarum model pedang yang serpa dengan yang digunakan pada Grand dan King Seiko. Desain dial terkesan bersahaja dan bersih. Indeks pada jam ini berbentuk balok yang diberi elemen hitam, sehingga senada dengan variasi pada jarum jam.

Seiko tidak membuat gold medallion pada caseback seperti yang mereka terapkan pada Grand dan King Seiko, padahal jam ini digolongkan pada jam-jam high end Seiko. Dan apakah karena sebab ini atau bukan, harga Lord Marvel memang idak pernah bisa semahal Grand atau King Seiko. Konstruksi case back juga terlihat kokoh. Kalau saja Seiko memuat gold medallion pada setiap caseback Lord marvel maka penampilan jam ini akan lebih terlihat berkelas.

Saya sudah bisa menebak kalau kondisi movement pasti sebagus dan semulus dial-nya, dan ternyata benar! kondisi manual movement cal 5740 dalam kondisi yang bersih dan mulus. Padahal jam ini sudah berumur hampir 40 tahun! Cal.5740 merupakan high-beat manual movement yang menggunakan 23 jewels. Gambar dibawah menunjukkan desain crown yang sederhana dan un-signed serta berdiameter cukup lebar ntuk sebuah jam manual winding.

Sangat sulit untuk bisa menemukan sebuah Lord Marvel apalagi dalam kondisi yang masih bersih dan segar seperti ini. Penampilan yang bersahaja dan performance movement yang sangat baik dan akurat membuat jam ini sangat layak untuk disimpan.

Jumat, 19 Juni 2009

SEIKO 6139 Pepsi bezel

Entah sudah berapa kali saya memiliki Seiko jenis ini dan dengan warna yang berbeda-beda pula. Sewaktu mengunjungi teman penggemar jam di Yogya, saya melihat jam ini dan tidak kuasa untuk mencoba memilikinya. Ternyata gayung bersambut dan akhirnya Seiko ini berganti kepemilikan.

Seiko pepsi ini memiliki perbedaan sedikit perbedaan sedikit dengan seiko pepsi yang saya miliki saat ini, yaitu pada warna inner bezel yang dapat berputar. Seiko pepsi yang baru saya dapat ini memiliki inner bezel berwarna hitam sehingga terlhat menyatu dengan dial yang juga berwarna hitam. Kesamaan warna ini membuat jam terlihat lebih besar dari biasanya. Kondisi bezel dan dial masih sangat bagus sehingga jam ini begitu menarik perhatian diantara sekian banyak jam yang dihamparkan di meja pada saat itu.

Perbedaan lain ada pada rantainya. Rantai seiko pepsi ini berbeda sekali dari tipe yang sama. Rantai berbentuk balok-balok besar dan kelihatan kokoh. Rantai ini merupakan rantai bawaan jam ini karena posisi kupingan (yang menempel ke lugs) tidak dapat dicopot dan sudah pas dengan bentuk lugs jam ini. Kalau anda perhatikan kedua seiko pepsi dibawah akan terlihat kalau seiko dengan inner bezel hitam memang membuat jam menjadi sedikit lebih besar.

Sabtu, 13 Juni 2009

SEIKO Criteria World Timer Alarm Multi Function

SPL 035 P1 adalah reference number untuk Seiko yang menarik ini. Merupakan salah satu tipe dari seri Seiko Criteria yang memiliki feature World Timer sebanyak 24 kota dalam zona waktu yang berbeda-beda. Untuk mengetahui waktu di suatu kota, cukup tekan tombol atas. jarum kecil tengah (biasanya tempat untuk menunjukkan jarum detik) akan bergeser dan menunjuk nama-nama kota yang tertulis pada bezel. Saat jarum menunjuk kota yang dituju maka secara otomatis, penunjuk waktu pada sub register posisi angka 12 akan menunjukkan waktu kota tersebut. Mudah, canggih dan informatif!

Sub register yang terletak di sebelah kiri (posisi angka 9) adalah jarum detik sedangkan sub register pada posisi angka 6 menunjukkan waktu untuk setting alarm. Yang saya suka dari Seiko ini adalah desain casing dan dial serta warna. Warna dial adalah abu-abu sangat serasi sekali disandingkan dengan bezel yang berwarna hitam. Movement menggunakan Quartz Cal.5T82. Kaca terbuat dari hardlex crystal.

Seiko Criteria ini memiliki desain casing yang unik. pada sisi luar casing dibalut dengan lapisan berwarna hitam (saya tidak tahu jenis material apa). Desain ini membuat casing seolah terbuat dari 2 layer (mungkin juga 2 layer). Diameter jam 47mm termasuk crown dan tanpa crown sekitar 43mm, cukup besar untuk sebuah jam Seiko. Rantai terbuat dari solid stainless steel, dengan hard coating, karena itu saat rantai saya lepas terasa sekali beratnya. Desain rantai seperti ini buat sebagian orang membuat tidak nyaman karena terasa berat.



Rabu, 13 Mei 2009

SEIKO Bellmatic 27 Jewels


Sebagai seorang penggemar jam-jam antik mekanik, saya sangat mengagumi teknologi yang diusung sebuah jam mekanik yang memiliki fungsi alarm. Karena movement yang dirangkai didalamnya bisa digolongkan sebagai complicated watch dan harga jam-jam mekanik alarm buatan Swiss sungguh mahal bila dibandingkan dengan Seiko.
Sudah lama saya mencari Seiko Bellmatic dengan 27 jewels karena selama ini beberapa kali saya menemui dan memiliki Seiko Bellmatic dengan 17 jewels. Setelah mendapatkan sebuah Seiko Bellmatic 27 jewels saat GTG ke-2 di Bandung kemarin (gambar tengah), saya kembali mendapatkan versi 27 jewels dengan finishing casing yang berbeda, yaitu gold plated dengan kondisi dial yang masih sangat bagus.



Seiko yang saya dapat ini masih menggunakan rantai aslinya dengan model seperti rantai omega yang keseluruhanya berbalut gold plated. Seiko ini menggunakan automatic alarm movement cal 4006 yang diproduksi mulai 1967 - 1977 dan dibuat dalam 3 varian yaitu 17, 21 dan 27 jewels. Versi 27 jewels akhirnya diberhentikan produksinya pada tahun 1974 dan fokus hanya pada versi 17 jewels. Sedangkan versi 21 jewels hanya diproduksi 2 tahun saja yaitu tahun 1967-1968. Pada posting berikutnya saya akan jelaskan dimana perbedaan antara varian umum 17 jewels dan 27 jewels.
Penambahan jewels pada Bellmatic 27 jewels merupakan functional jewels yang membuat movement menjadi lebih baik dalam akurasi dan bunyi alarm yang relatif lebih lama dari versi yang lain (namun bukan berarti lebih keras suaranya).



Desain Bellmatic ini sangat klasik dan mengingatkan saya akan desain Seiko KS dan GS karena bentuk casing dan penggunaan jarum jam serupa dengan yang digunakan di Seiko KS dan GS. Kombinasi warna gold dan silver pada dial sangat pas dan terkesan klasik.



Para penggemar Bellmatic sepakat apabila Seiko Bellmatic dengan 27 jewels memiliki nilai yang lebih baik dari versi standar 17 jewels dan layak untuk dikoleksi. Apalagi kalau anda bisa mendapatkan versi 21 jewels yang diyakini hanya beredar sedikit dan karena itu menjadi sangat kolektibel.



Sabtu, 09 Mei 2009

SEIKO Chronograph 6139-8020 and 7030

Minggu ini keluarga Seiko Automatic Chronograph saya bertambah 3 buah, dan 2 buah varian ini belum pernah saya miliki sebelumnya yaitu seri 7030 dan 8020 (sebelumnya saya sudah punya dengan warna dial berbeda).

Yang pertama, 6139-7030. Seiko ini memiliki warna dial yang menarik karena warnanya cenderung 'tanggung' antara warna abu-abu, coklat muda, krem dan putih. Kondisi masih sangat bagus. Mungkin jarum pada sub register yang berwarna orange sudah diganti, namun perbedaan warna ini malah membuat seiko ini makin cantik.



Yang kedua, 6139-8020. Menurut saya, ini salah satu desain terbaik Seiko chronograph. Desain sangat retro tahun 70-an namun sederhana. Apalagi warna dial jam ini unik yaitu coklat dengan kombinasi warna sub register abu-abu muda..klasik sekali!



Ketika dijejerkan dengan 8020 yang sebelumnya saya miliki. Jam yang disebelah kanan juga saya dapat dari orang yang sama.

SEIKO Diver Vintage Cal.6309

Gambar diatas adalah gambar yang diambil dari brosur Seiko pada akhir tahun 70-an. Saat itu Seiko Diver 6309 ini dijual dengan menggunakan tali diver karet. Seiko Diver 6309 merupakan pengganti dari seri diver 150m pendahulunya yaitu 6105. Desain 6309 dibuat dengan casing lebih kecil dari 6105. Seiko 6309 dibuat khusus untuk pasar international sedangkan untuk pasar domestik Jepang Seiko membuat seri khusus yaitu seri 6306 yang hanya dibuat selama 5 tahun saja.

Seiko 6309 ini merupakan hibah dari sobat saya sesama penggemar jam antik. Bersama jam ini ada juga 3 buah jam Seiko automatic chronograph. Kondisi secara umum masih bagus dan yang membuat saya lebih tertarik adalah karena jam ini menggunakan jam modifikasi dengan jarum menit dan detik berwarna orange.


Seperti seri 6105 sebelumnya, Seiko juga mengeluarkan 2 versi diver 6309. Versi awal yaitu 6309-7040 dan 6309-7049 -- memiliki casing besar (big cushion cases) dan memiliki indeks bulat. Versi selanjutnya -- 6309-7290 dan 6309-729A/729B -- memiliki casing yang lebih kecil (slimmed-down cases) dan marker persegi (yang membuat tipe ini sangat mirip dengan seri SKX007/173). Kalau seri 6105 menggunakan sistem "turn and lock" untuk crown (kenop), seri 6309 menggunakan sistem "screw-down". Dan 6309 memiliki bi-directional non-locking bezels.



6309 menggunakan automatic movement dengan 17 jewels dan non-hacking system serta sudah menggunakan mekanisme quick set date. Tipe 6309 pada akhir tahun 70-an sangat populer di kalangan militer karena jamnya yang sangat tangguh dan kuat, dan terutama juga harganya yang sangat terjangkau! Beberapa gambar tokoh-tokoh yang menggunakan jam ini pernah juga saya posting di blog ini (Mick Jagger, Ed Harris, dll)



Gambar dibawah adalah perbandingan antara 2 jenis saudara kembar diver 63XX. Sebelah kanan adalah diver 6306 yang dibuat khusus untuk pasar domestik Jepang. Kedua jam ini nyaris sama, perbedaannya ada pada mesin yang digunakan dan index hari pada diver 6306 menggunakan bahasa Inggris dan bahasa Kanji. Sedangkan pada 6309 menggunakan bahasa Inggris dan angka romawi I-VII.
Kalau saya perhatikan lebih detil, kualitas buatan diver 6306 lebih halus dan lebih baik dari 6309.


Senin, 04 Mei 2009

SEIKO 5 Military SNZG015K Big Size!

Sudah beberapa hari ini saya harus banyak beristirahat di rumah karena typhus. Praktis yang bisa saya lakukan hanya update blog dan browsing internet. Minggu siang, aya melihat di sebuah forum jual beli ada seseorang yang menjual jam-jam Seiko baru yang menarik dan akhirnya saya putuskan untuk membeli salah satunya.

Senin siang, sebuah paket diantarkan oleh salah seorang staff kantor. Ternyata jam yang saya pesan sudah datang sekitar jam 10 di kantor! dengan segera saya buka pembungkusnya yang dikemas secara profesional. Pada lapisan dalam saya dapat melihat buku manual sekaligus berisi kartu garansi jam ini.


Hopla! inilah jam Seiko yang saya pesan. Jam ini merupakan tipe military style dari seri Seiko 5. Yang membuat saya tertarik dengan jam ini adalah selain desainnya yang maskulin dan kental unsur military, juga karena dimensinya yang besar. Jam ini berdiameter 41mm tanpa crown dan 44mm dengan crown. Serta ketebalan jam 12mm dengan lebar lugs 22mm. Ref number Seiko ini adalah SNZG015K yang dikeluarkan dalam berbagai macam warna dial seperti beige, hijau dan biru tua.


Kalau anda ingat saya pernah memiliki juga Seiko automatic military dari ref. SNX yang berukuran jauh lebih kecil (36mm). Saat itu saya membeli 2 buah dengan bracelet dan nylon strap. Namun saya pikir jam tersebut terlalu kecil di tangan saya, akhirnya kedua jam itu saya jual dan istri saya ganti jamnya dengan Tag Heuer F1 vintage.

Saya sudah jatuh hati dengan seiko 5 ini saat membaca review-nya di sebuah blog luar negeri. Desain dialnya terdiri dari 2 layer sehingga terlihat seperti bertingkat secara jelas. Indeks pada layer atas dilapisi lapisan radium yang bersinar terang dalam gelap seperti jam-jam seiko diver. Salah satu hal yang sedikit mengganggu saya adalah banyaknya tulisan pada dial selain tulisan Seiko 5. Semestinya sih Seiko tidak perlu menuliskan kata 'Sports,' '23 jewels' dan '100m' pada dial karena kesannya dial jadi sesak oleh tulisan.


Bagi orang yang senang dengan jamjam berdiameter besar dan maskulin, mungkin jam ini aka masuk dalam kriteria karena memang ini adalah salah satu seiko 5 terbesar yang pernah dibuat oleh Seiko. Mungkin Seiko melihat bahwa permintaan akan jam-jam besar semakin tinggi sehingga akhirnya desain ini muncul. Sebuah keputusan yang tepat!


Movement yang digunakan adalah cal.7S3623 jewels sebagai pengganti cal. sejuta umat 7S26. Seperti pada seiko 5 lainnya, seiko military ini juga menggunakan see through caseback agar kita bisa melihat pergerakan movement cal seiko yang baru ini.


Nylo strap adalah salah satu hal yang kurang saya sukai pada jam ini. Bukan karena nylon strap-nya tapi karena desain dan bentuknya yang sama lebar 22mm dari ujung-ke-ujung. Mungkin saja desain ini diterapkan untuk mengimbangi diameter jam yang besar sehingga saat dikenakan menjadi berimbang, dan mungkin karena saya yang belum terbiasa dengan desain nato strap seperti ini. Desain crown berbeda dengan tipe sebelumnya. Crown dibuat seperti 'tercabut separuh'. Hal ini dimaksudkan agar si pengguna dapat dengan mudah menarik dan memutar kenop untuk melakukan perubahan pada jam.


Saya yakin tipe seiko yang satu ini akan laris manis karena dia memenuhi kriteria sebagai jam yang bisa dipakai semua situasi, desain klasik dan diameter besar. Dan kalau ada kesempatan saya juga ingin melakukan modifikasi pada jam ini terutama pada dial dan jarum jam.....

Selasa, 21 April 2009

SEIKO 5 Diver 'Baby Monster' SNZF51

Sepintas Seiko Diver ini mirip sekali penampilannya dengan pendahulunya Seiko monster. Karena itu orang menyebut tipe-tipe seiko diver seperti ini dengan 'baby monster'. Seiko ini adalah tipe diver dari kelompok Seiko 5. Frankly speaking, saya sebenarnya ada sedikit 'alergi' dengan jam-jam tipe seiko 5. Entah kenapa setiap mau beli seiko tapi begitu lihat ada tulisan angka 5 mood menjadi berkurang. Mungkin karena Seiko 5 identik dengan Seiko 'sejuta umat' yang sangat banyak variasi desainnya dan dengan harga yang 'biasa-biasa saja' serta tentu saja harga yang sangat terjangkau. Ada seorang rekan sehobi yang juga alergi dengan angka 5 pada dial seiko bahkan melepasnya saat dia naksir jam seiko 5 military.


Pertama kali saya lihat gambar jam ini di forum kaskus dan saya langsung jatuh cinta pada penampilannya yang maskulin. Seiko 'baby monster' ini mungkin dibuat karena kepopuleran seniornya Seiko monster. Sebutan baby saya rasa bukan dari segi dimensinya, karena dimensi seiko ini sama dengan seiko monster yaitu sekitar 41mm.

Sala satu hal yang saya sukai dari seiko ini adalah desain bezel yang menurut saya lebih baik dari seiko monster. Bezel berwarna hitam dengan marker angka putih sangat kontras. Seiko baby monster memiliki beberapa variasi desain warna dial dan bezel. Bahkan ada satu jenis yang all black.

Desain rantai sedikit mengikuti desain rantai seiko monster, namun seiko 5 ini memiliki desain yang lebih tegas unsur geometris-nya. saya rasa, desain dengan bentuk geometris besar seperti ini dibuat untuk mengimbangi desain casing dan bezel yang besar. Finishing rantai adalah brushed dan polished steel. Menurut saya desain dan finishing seiko monster masih lebih nyaman di tangan daripada rantai baby monster ini.

Desain pengunci rantai standar seperti jam-jam diver lain yaitu menggunakan double lfolding claps dengan safety lock.

Seiko Monster VS baby Monster

Sekarang mari kita bandingkan monster dan baby monster dan kita lihat beberapa perbedaannya. Pada seiko monster, bezel terbuat dari steel sedangkan baby monster bukan. Saya rasa kualitas bezel pada baby monster lebih rentan gores dan aus. Dan dalam pemakaian lama, warna bezel bisa saja memudar. Crown monster bentuk lebih besar dan terlihat kokoh, terletak di posisi angka 4 dan menggunakan sistem screw ini untuk menguncinya. Hal ini menunjukkan bahwa seiko monster memang dibuat dengan standar untuk profesional.

Crown pada baby monster tidak menggunakan sistem screw ini tapi cabut dan tekan seperti jam-jam seiko automatic biasa. Entah apa alasannya tapi seiko menjamin bahwa jam ini masih bisa tahan air. Bentuk crown baby monster juga tidak seimbang dengan diamater casing sehingga terkesan seadanya. Yang menarik adalah baby monster menggunakan crwon guard yang sedikit banyak membantu menyamarkan kecilnya dimensi crown.


Penggunaan jarum relatif sama hanya berbeda sedikit sekali di ukuran. Terlihat dimensi jarum baby monster lebih tambun sedikit. Yang menarik dari baby monster adalah penggunaan jarum detik berwarna merah yang (walaupun kecil) tampil atraktif. Index marker baby monster juga lebih panjang dan gemuk dengan perbedaan yang sangat terlihat pada double index di posisi angka 12.
Bezel pada monster terlihat atraktif dengn desain yang keluar dari pakem jam diver seiko pada umumnya yang berdesain konservatif. Mungkin juga karena desain yang nyeleneh ini membuat seiko monster bisa memikat hati para penggemar horologi dan mungkin karena desain yang unik dan aneh ini pula maka kita sepakat menyebutnya sebagai 'monster'.
Sedangkan pada bezel baby monster desain bezel masih mengikuti kaidah desain konservatif seiko untuk jam diver dan hanya membuat perbedaan pada grip bezel yang di desain agak jarang dan mungkin ini juga dibuat agar orang mudah memutar bezelnya. Desain yang sedikit keluar dari kebiasaan adalah penggunaan angka-angka yang besar dan tebal sehingga mudah untuk dibaca. Keduanya sama-sama menggunakan hardlex crystal.

Sekarang perhatikan lugs kedua jam diatas. Desain lugs baby monster terlihat lebih besar dan kokoh. Desain ini menurut saya lebih pantas digunakan untuk jam diver.
Menurut saya (kembali ini menurut saya lo), kualitas bahan dari seiko baby monster ini memang tidak lebih baik dari monster. Coba amati gambar di bawah, tampilan dan 'kinclong'nya steel dari kedua jam ini berbeda. Steel monster terlihat lebih 'berkelas' dan lebih kinclong dari adiknya.
Movement yang digunakan pada baby monster adalah automatic cal.7S36B dengan 23 jewels. Caliber ini merupakan edisi perbaikan dari cal.7S26 dengan 21 jewels yang sangat banyak diaplikasikan di jam-jam seiko automatic. Movement ini memiliki bph 21,600 ph. Pada banyak jam seiko 5 keluaran baru menggunakan see through back sehingga kita bisa melihat prgerakan movement-nya. Monster tidak menggunakan desain yang sama karena untuk profesional dive watch tidak perlu dan riskan untuk menggunakan desain see through back.


Saat mengeluarkan tipe ini Seiko membandrol harga US$349, namun harga jam ini di pasaran terutama Indonesia) bisa lebih dari separuhnya. Jadi kalau anda suka jam-jam dengan diameter besar, penampilan gagah, kualitas yang baik dan harga yang terjangkau, jam ini sangat direkomendasikan!

Selasa, 31 Maret 2009

SEIKO Diver Face-Off

Kalau anda rajin baca-baca forum seiko di internet, sekarang banyak orang yang bereksperimen menganti penampilan jam dengan melakukan modifikasi (face-off). Bahkan ada seorang yang memang hobinya melakukan modifikasi dan banyak orang yang suka akan hasilnya. Orang menyebutnya sebagai Seiko Yao, karena orang yang melakukan itu bernama Yao. Produknya banyak dimiliki oleh para penggemar seiko di seluruh dunia.
Modifikasi tidak terkait dengan movement namun hanya perubahan penampilan dial dan jarum saja. Beruntung, salah seorang rekan dalam komunitas penggemar jam antik memiliki akses dan stock parts untuk modifikasi ini. Kebanyakan jam yang menjadi obyek moifikasi ini adalah Seiko Diver dan Seiko diver yang menjadi basis modifikasi saya adalah seiko 7002.


Gambar diatas adalah dial dan hands bawaan dari Seiko 7002 yang telah dilepas dari casing dan movement untuk diganti dengan hands dan dial modif. Gambar di bawah adalah beberapa alternatif hands modif dan satu alternatif dial. Yang saya sukai dari dial modif ini adalah clean design, tidak ada tulisan apapun - steril.


Dial dan jarum pilihan saya untuk modifikasi pertama ini adalah dial model military dengan pengunaan arabic number dan indeks balok. Jarum dibuat 2 warna: putih dan orange. Radium pada dial dan jarum modif ini cukup terang di tempat gelap. Dan ini adalah penampilan akhir Seiko Diver 7002 yang telah bersalin rupa (face-off).


Rantai jubille seiko saya ganti dengan tali kulit racing merk Pharos yang kokoh dan menarik.


Senin, 16 Februari 2009

Seiko in Space: Seiko Spacewalk

Keterlibatan Seiko dalam dunia penjelajahan luar angkasa tidak banyak diulas sebagai sebuah pencapaian teknologi horologi. Dunia luar angkasa sering diidentikkan dengan brand Omega dengan seri speedmaster, Sinn dan fortis. Speedmaster sudah dianggap sebagai adalah jam pedoman dan panutan bagi sebuah jam ruang angkasa. Perlu diketahui bahwa saat speedmaster dulu dipilih sebagai jam resmi NASA bukan karena memang kehandalan dan feature yang dimilikinya sesuai dengan standard NASA, tapi karena saat itu speedmaster 321 adalah pilihan paling baik dan mendekati syarat ketat yang diajukan, dari sekian banyak jam chronograph yang diuji. Sebuah artikel menulis bahwa tidak ada satupun jam yang lolos secara ’clear cut’ semua standard persyaratan dari NASA.
Hal tepat yang dilakukan Omega adalah segera mempromosikan secara besar-besaran seri Speedmaster begitu NASA mengumumkan secara resmi Omega sebagai supplier untuk jam mereka. Dan dampak dari promosi ini masih digunakan sampai sekarang sebagai ’senjata ampuh’ branding.

Menurut catatan, Seiko sebenarnya telah mendesain jam untuk kondisi ekstrim sejak tahun 60-an. Sebagian besar dari produk itu tidak pernah di promosikan kepada publik, jadi tidak banyak orang yang tahu apa yang telah dicapai oleh Seiko. Seiko mulai mempromosikan jam-jam special akhir-akhir ini dengan diluncurkannya seri Landmaster untuk petualangan di darat, marine master untuk petualangan di laut dan flightmaster untuk udara.


Kontribusi Seiko dalam penerbangan ruang angkasa dimulai pada tahun 1970 dengan seri automatic chronograph cal.6139 yang dikenakan oleh Kolonel Pogue yang merupakan jam automatic chronograph pertama yang dikenakan di ruang angkasa. Jam ini bukanlah jam resmi yang disyaratkan oleh NASA namun property pribadi Kolonel Pogue yang dikenakan bersama dengan Omega speedmaster 861 sebagai jam resmi. Namun banyak orang lebih mengenal dan meyakini bahwa Sinn-lah sebagai jam automatic chronograph pertama di luar angkasa dan bukan Seiko.


Pada tahun 1980-an, Seiko LCD Digital Cal.A 829 sangat populer di kalangan astronot pada saat itu karena juga digunakan pada penerbangan ke luar angkasa. Seiko A829 saat ini diyakini sebagai jam Seiko digital paling langka. Keunikan dari jam ini adalah untuk mengganti mode (fungsi) jam dengan cara memutar bezelnya. Hal ini sangat tidak biasa untuk sebuah jam digital. Seiko A829 secara luas banyak dikenakan oleh astronot NASA pada tahun 80-an untuk misi angkasa luar. Tipe yang banyak digunakan adalah A829-6019 dan A829-6029 dan kemungkinan juga tipe 6010. Karena nilai historis, keunikan dan kelangkaannya membuat Seiko A829 sebagai one of the most collectible vintage digital watch!


Dan 1990an, Seiko mengeluarkan Seiko ”Space Navigator” cal.6M23 yang memang di desain untuk seseorang tinggal lama di ruang angkasa. Jam ini memiliki fungsi intelligent calendar dan perpetual calendar sampai 2099. Fungsi-fungsinya diyakini sangat berguna bagi astronot yang ada diluar angkasa untuk mengetahui berapa lama dia sudah berada disana dan dapat untuk menghitung velocity dan altitude dari sebuah space ship.


Tahun 2008, Seiko berniat untuk mengulang sejarah sebagai salah satu penyedia alat bantu handal untuk misi angkasa luar. Pada Basel 2008, Seiko memperkenalkan untuk pertama kalinya Seiko Spacewalk. Orang pertama yang beruntung mengenakan jam ini diluar tanpa bobot adalah seorang pembuat video games, Richard Garriot, salah satu orang sipil yang ikut dalam penerbangan ke ruang angkasa tanggal 12 Oktober 2008. Richard akan meluncur ke ruang angkasa dari Baikonur Cosmodrome di Kazakhstan dengan mengendarai Soyuz TMA 13.



Seiko memang mendesain jam ini khusus untuk misi ruang angkasa. Para ilmuwan terbaik Seiko Epson mencari alternatif terbaik untuk membuat jam tangan yang tahan terhadap kondisi ekstrim panas dan dingin (-20 sampai 70 derajat celcius) dengan tuntutan akurasi yang tinggi. Jam mekanikal biasa akan sulit bertahan dalam kondisi seperti ini karena itu Seiko memutuskan untuk mencangkokkan movement Spring drive ke dalam Spacewalk.

Pada tanggal 23 Oktober 2008, Richard kembali menjejakkan kaki di bumi. Ini komentarnya mengenai Seiko Spacewalk:

“During the flight, SEIKO Spring Drive Spacewalk has performed admirably for me. Even before the flight, Spring Drive Spacewalk had already provided great service and survived through some torturous training such as a nominal 4g and a ballistic 9g re-entry simulation in the centrifuge. While these extremes challenge the human body and have destroyed a competitors watch worn by my backup in this simulation, Spring Drive Spacewalk performed perfectly under all those conditions. I am proud to have the opportunity to wear it.”



Berikut adalah data teknis dari Seiko Spacewalk:
· Caliber: Spring Drive Chronograph 5R86
· Case: High-intensity Titanium
· Diameter 53.0 mm (12-6h) , 48.7 mm (3-9h)
· Thickness 15.2 mm
· Weight   92.5 g
· Glass: Sapphire crystal with anti-reflective coating
· Water resistance: 10 Bar
· Bracelet: Belum ditentukan